Gotong Royong Mahasiswa UBSI Kampus Karawang Bangun Kemandirian Anak di Asrama Yatim Rumah Harapan

0 17

BSINews, Karawang – Dalam semangat gotong royong dan kepedulian sosial, sekelompok mahasiswa semester dua Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang menyelenggarakan kegiatan edukatif bertajuk “Membina Kemandirian Anak” di Asrama Yatim Rumah Harapan Karawang, pada Minggu (18/5).

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan tanggung jawab sosial yang diajarkan UBSI. Melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan, mahasiswa menghadirkan serangkaian aktivitas yang bertujuan membina karakter anak-anak yatim, khususnya dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab, kemandirian, dan kebersamaan.

Selama satu hari penuh, anak-anak diajak terlibat langsung dalam kegiatan harian berbasis karakter, seperti kerja bakti membersihkan lingkungan asrama. Aktivitas dimulai dengan sesi perkenalan dan makan bersama untuk membangun suasana hangat dan akrab antara mahasiswa dan anak-anak.

Baca juga : Dari Aula UBSI Kampus Karawang ke Panggung Nasional, Kisah Yorinda dan Peran Orang Tua dalam Dunia yang Serba Digital

Salah satu mahasiswa peserta, Febri, mengenang suasana penuh keakraban yang terbangun sejak awal. Ia bercerita tentang momen lucu namun menyentuh yang terjadi saat mereka baru tiba.

“Salah satu teman kami bertanya, ‘Ini mau langsung kerja bakti atau makan dulu?’ dan salah satu anak menjawab, ‘Makan dulu, Kak, kami belum sarapan, takut nanti nggak kuat.’ Kami semua langsung tertawa dan makan bersama. Rasanya hangat sekali melihat anak-anak makan dengan lahap,” tuturnya.

Setelah makan bersama, kegiatan dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan berbagai area di lingkungan asrama, seperti kamar tidur, kamar mandi, ruang belajar, dan halaman. Mahasiswa tidak hanya mengarahkan, tetapi juga ikut serta dalam setiap prosesnya, menjadi contoh langsung bagi anak-anak.

Dalam proses itu, anak-anak belajar memahami pentingnya kerja sama dan memiliki tanggung jawab atas lingkungan tempat tinggal mereka. Indah, salah satu mahasiswa UBSI yang ikut serta, menekankan pentingnya pembelajaran karakter yang dimulai dari kebiasaan sederhana.

“Anak-anak bukan hanya butuh kasih sayang, tapi juga bimbingan untuk mandiri. Dari hal kecil seperti gotong royong, mereka belajar menjadi pribadi yang tangguh,” jelasnya.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan simbolis alat kebersihan dan bantuan dana pendidikan kepada pengurus asrama. Momen ini menjadi simbol kepedulian mahasiswa UBSI terhadap keberlangsungan kegiatan di Rumah Harapan. Seluruh peserta, baik mahasiswa maupun anak-anak asrama, mengikuti sesi foto bersama sebagai penanda kebersamaan yang terjalin.

Di akhir kegiatan, salah satu mahasiswa dari tim menyampaikan refleksi pribadi atas pengalaman yang didapat. Ia mengatakan bahwa kegiatan sosial semacam ini memberikan makna mendalam di luar dunia akademik.

“Kegiatan seperti ini mengingatkan kami bahwa hidup bukan hanya tentang akademik, tapi juga tentang bagaimana kita bisa bermanfaat untuk orang lain,” ujarnya.

Kegiatan ini juga mendapat tanggapan positif dari pihak pengurus asrama, yang mengapresiasi inisiatif mahasiswa UBSI. Mereka berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter anak-anak panti.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswanya untuk terlibat dalam kegiatan sosial dan pengabdian masyarakat sebagai bentuk nyata pembelajaran di luar kelas. Melalui kegiatan “Membina Kemandirian Anak,” mahasiswa tidak hanya berbagi ilmu dan tenaga, tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan yang berdampak jangka panjang, baik bagi anak-anak asrama maupun diri mereka sendiri. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.