Tingkatkan Daya Saing Lulusan, UBSI Bekali Mahasiswa dengan Soft Skill Lewat Seminar Profesionalisme
BSINews, Bekasi – Di tengah pesatnya perkembangan era digital dan ketatnya persaingan dunia kerja, menuntut lulusan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga piawai dalam keterampilan lunak atau soft skill. Menyadari kebutuhan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, secara rutin menyelenggarakan seminar guna membekali mahasiswanya dengan fondasi karakter yang kuat. Salah satu inisiatif terbaru adalah “Seminar Profesionalisme”.
Seminar ini berlangsung pada Rabu (11/6), di Aula UBSI kampus Jatiwaringin. Acara ini dirancang sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan dan mengembangkan kecakapan komunikasi, etika kerja, serta pemahaman akan nilai-nilai profesionalisme yang esensial di dunia kerja.
Baca juga: UBSI Kampus Sukabumi Gelar Seminar Pencegahan Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan
Dibuka oleh perwakilan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBSI, seminar ini menghadirkan Hendro Cristianto selaku Kepala Sub Divisi Pemasaran Bulog Jakarta, sebagai narasumber utama. Hendro berbagi wawasan berbasis pengalaman nyata di dunia kerja.
Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa kemampuan berpikir kritis, bekerja dalam tim, menyampaikan ide secara efektif, dan menjaga etika adalah kunci utama untuk dapat bertahan dan berkembang di dunia profesional.
“Sekarang bukan hanya soal siapa yang paling pintar, tapi siapa yang bisa bekerja sama, memahami karakter orang lain, dan mampu menjaga kepercayaan,” ujar Hendro, dalam keterangan rilis, Kamis (12/6).
Seminar ini merupakan implementasi nyata dari visi UBSI, yang tidak hanya berfokus pada teknologi dan inovasi, tetapi juga pada pengembangan karakter mahasiswa. UBSI meyakini bahwa transformasi pendidikan tinggi harus mencakup sisi akademik dan non-akademik, sehingga mahasiswa tidak hanya lulus, tetapi juga siap masuk ke dunia profesional dengan integritas dan kesiapan mental yang matang.
Melalui program pembinaan soft skill semacam ini, UBSI menciptakan atmosfer kampus yang inklusif, dialogis, dan transformatif. Kegiatan ini tidak hanya sekadar sesi penyampaian materi, tetapi juga menghadirkan interaksi dua arah yang memungkinkan mahasiswa bertanya, berdiskusi, dan mendapatkan wawasan personal langsung dari praktisi.
Dimas Prayoga, mahasiswa Semester 4, mengungkapkan bahwa seminar ini memberinya perspektif baru mengenai makna profesionalisme.
“Biasanya kami belajar teori manajemen di kelas. Tapi hari ini, saya paham bahwa profesional itu juga tentang sikap, kejujuran, dan bagaimana kita membawa diri,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menginspirasi mahasiswa untuk menyusun ulang perencanaan karier mereka, memperkuat pentingnya pembelajaran berbasis praktik dan nilai. Mereka merasa lebih percaya diri, memahami tantangan masa depan, dan memiliki gambaran lebih konkret tentang seperti apa dunia kerja sesungguhnya.
Seminar Profesionalisme yang diadakan UBSI kampus Jatiwaringin ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada penguatan kepribadian dan soft skill mahasiswa. Ini menjadi bukti bahwa UBSI tidak sekadar mencetak lulusan, melainkan membangun karakter dan masa depan yang siap bersaing secara global.
Baca juga: UBSI Tingkatkan Literasi Pajak Mahasiswa lewat Seminar Interaktif
Dengan menjadikan kegiatan seperti ini sebagai program rutin, UBSI memposisikan dirinya sebagai pelopor pendidikan tinggi berbasis karakter dan teknologi, sekaligus menciptakan ruang belajar yang inspiratif, relevan, dan bermakna di tengah perubahan zaman.