Cerita Mahasiswa dan Alumni Sukses Bikin Haru, Orang Tua Serbu Sesi Tanya Jawab di BKOT UBSI Kampus Kaliabang

0 21

BSINews, Bekasi Suasana Auditorium Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kaliabang dipenuhi semangat dan haru saat ratusan orang tua mahasiswa baru mengikuti kegiatan Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT). Digelar pada Sabtu (17/5), kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian orientasi mahasiswa baru yang bertujuan memperkuat sinergi antara kampus dan keluarga.

UBSI tidak hanya menyampaikan informasi akademik dalam kegiatan ini, tetapi juga menyajikan sesi inspiratif dari dua sosok muda yang membagikan perjalanan mereka bersama UBSI: seorang mahasiswa aktif dan seorang alumni sukses.

Salah satu momen paling menyentuh adalah saat Alief Wahyu Alhabib, mahasiswa UBSI yang lolos program International Student Mobility ke University of Northern Philippines, tampil membagikan kisah perjuangannya. Ia menuturkan bagaimana dukungan lingkungan kampus, bimbingan dosen, serta keterlibatannya dalam berbagai organisasi dan kegiatan, menjadi kunci keberhasilannya meraih kesempatan belajar ke luar negeri.

“Saya bukan mahasiswa dari keluarga berada. Tapi UBSI memberi ruang bagi siapa pun untuk tumbuh. Yang penting mau belajar dan berani mencoba,” ucap Alief, dari keterangan rilis yang diterima pada Selasa (20/5).

Baca juga : Tak Sekadar Daftar Kuliah, Orang Tua UBSI Kampus Ciledug Hadiri BKOT untuk Kawal Masa Depan Anak

Kisah inspiratif juga datang dari Leonardus Satrio Eko Permadi, alumni UBSI yang kini bekerja sebagai Relationship Manager Mikro di Bank DKI. Ia menjelaskan bagaimana pengalaman organisasi, pelatihan soft skill, serta kurikulum UBSI yang relevan sangat membantu dalam membangun kesiapan kerja.

“UBSI memberi saya lebih dari sekadar gelar. Saya belajar bagaimana bersikap profesional, membangun relasi, dan beradaptasi di dunia kerja,” ungkap Leonardus.

Kehadiran dua tokoh muda ini menciptakan ikatan emosional yang kuat antara kampus dan orang tua. Suasana formal pun mencair, berubah menjadi ruang dialog terbuka yang penuh semangat. Dalam sesi tanya jawab, banyak orang tua aktif bertanya tentang program beasiswa, peluang belajar ke luar negeri, hingga dukungan karier bagi lulusan.

Suyatno, orang tua dari Jakarta Timur, mengungkapkan bahwa acara ini memberinya pandangan baru tentang UBSI.

“Saya kira tadi hanya akan mendengar informasi kampus, tapi ternyata sangat menginspirasi. Mendengar langsung cerita mahasiswa dan alumni seperti membuka mata saya sebagai orang tua,” ujarnya.

Senada dengan itu, Rina Maharani, wali mahasiswa asal Bekasi, merasa semakin percaya terhadap sistem pembinaan di UBSI.

“Saya jadi lebih percaya. UBSI tidak hanya mendidik, tapi benar-benar membimbing anak-anak sampai sukses,” tuturnya.

Kepala Kampus UBSI kampus Kaliabang, Muhamad Tabrani, menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan antusiasme orang tua.

Kisah-kisah hari ini adalah bukti nyata. Kami berharap orang tua tidak hanya menyerahkan anaknya ke kampus, tetapi ikut mendampingi dan percaya bahwa bersama, kita bisa menciptakan masa depan yang terbaik,” kata Tabrani.

Dengan semangat transparansi dan kolaborasi, BKOT 2025 bukan hanya menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga ruang membangun kepercayaan dan harapan. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul di akademik, tetapi juga siap bersaing dan berkontribusi di tingkat global. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.