Dari Kelas ke Industri: SMK Al Husaeniyah Gandeng UBSI dalam UKK RPL 2025

0 32

BSINews, Tangerang – SMK Al Husaeniyah kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan siap kerja melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Kegiatan ini juga menghadirkan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif yang mendukung penguatan kompetensi vokasi di era industri digital. UKK yang digelar pada Sabtu (19/4) ini diikuti oleh 24 siswa kelas XII yang telah menempuh pembelajaran intensif selama tiga tahun terakhir.

UKK RPL: Tolak Ukur Kesiapan Siswa Hadapi Dunia Kerja
UKK menjadi momen penting bagi pendidikan vokasi karena tidak hanya berfungsi sebagai ujian akhir, tetapi juga sebagai tolok ukur kesiapan siswa menghadapi dunia industri. Dalam pelaksanaannya, para peserta ditantang menyelesaikan proyek pengembangan perangkat lunak mulai dari perancangan sistem, pengkodean, hingga pengujian aplikasi.

SMK Al Husaeniyah Gandeng UBSI dalam UKK RPL 2025

Kepala Jurusan RPL SMK Al Husaeniyah menegaskan bahwa UKK bukan sekadar formalitas akademik, tetapi menjadi ajang pembuktian keterampilan nyata siswa.

“Melalui UKK, kami mengukur kemampuan siswa menerapkan teori menjadi praktik nyata, sesuai kebutuhan industri,” jelasnya.

Kolaborasi Strategis dengan UBSI Untuk menjamin kualitas dan objektivitas penilaian, SMK Al Husaeniyah menggandeng UBSI sebagai mitra akademik. Rizal Amegia, dosen dan praktisi teknologi dari UBSI, hadir sebagai penguji eksternal.

Rizal pun mengapresiasi kompetensi para peserta.

“Saya melihat potensi besar di siswa-siswi SMK Al Husaeniyah. Mereka mampu mengimplementasikan teori dalam proyek perangkat lunak yang kompleks, bahkan ada yang sudah setara standar junior developer,” ujarnya.

Baca Juga : Lindungi Siswa dari Judi Online, SMAN 62 Jakarta Gandeng UBSI Kampus Jatiwaringin dalam Workshop Literasi Digital

Menuju Generasi Digital yang Kompeten dan Inovatif
Kepala SMK Al Husaeniyah menegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi dan industri akan terus ditingkatkan demi mencetak lulusan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

“Sinergi lintas sektor seperti ini akan kami dorong terus, agar lulusan RPL tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu berinovasi di dunia industri digital,” tegasnya.

Pelaksanaan UKK RPL 2025 menjadi bukti nyata bahwa pendidikan vokasi berkualitas harus menjembatani ruang kelas dengan dunia industri. Dengan pendekatan kolaboratif ini, siswa SMK Al Husaeniyah diharapkan mampu melangkah dari bangku sekolah langsung menuju dunia kerja dengan percaya diri. (Safika Rahman)

Leave A Reply

Your email address will not be published.