Menggali Dunia Kecerdasan Buatan: Workshop AI UBSI Kampus BSD Berikan Pengalaman Berharga
BSINews, Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sebagai kampus Digital Kreatif sukses menyelenggarakan workshop bertajuk Pahlawan Digital dalam rangka memperingati Hari Pahlawan pada (20/11) . Kegiatan ini dihadiri oleh para guru SMA/sederajat dari wilayah Tangerang Selatan dan menghadirkan Jordy Lesmana Putra sebagai narasumber utama.
Jordy Lasmana Putra, dosen Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri sekaligus konten kreator edukasi, menyajikan materi mengenai kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dengan gaya interaktif yang memikat peserta. Dalam paparannya, Jordy menjelaskan definisi AI, perkembangannya, hingga penerapan AI dalam kehidupan sehari-hari.
“AI bukan hanya teknologi masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan kita hari ini,” jelas Jordy.
Menggali Dunia Kecerdasan Buatan
Materi workshop mencakup prinsip kerja AI dan machine learning, yang dikemas dengan bahasa sederhana agar mudah dipahami. Jordy juga menampilkan contoh penerapan AI di berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, transportasi, dan bisnis, sambil menekankan pentingnya etika dalam penggunaan teknologi.
“AI mampu membuat pekerjaan menjadi lebih efisien dan efektif, terutama di dunia pendidikan. Namun, penggunaannya harus selalu bijak dan bertanggung jawab,” tambahnya.
Baca Juga : UBSI Tak Main-Main! Revolusi Pendidikan Dimulai dari Workshop AI Bareng Siswa Babelan
Sesi yang paling dinanti adalah praktik langsung menggunakan Teachable Machine, aplikasi AI dari Google. Peserta diajak melatih model AI sederhana menggunakan laptop masing-masing, memberikan pengalaman nyata tentang pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran.
“Materinya sangat menarik, terutama saat praktik langsung. Saya jadi terinspirasi untuk mencoba mengintegrasikan AI ke dalam metode pembelajaran di kelas,” ungkap Faqih, guru dari SMAN 22 Kabupaten Tangerang.
Dengan berakhirnya workshop ini, UBSI Kampus BSD berhasil memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan literasi digital di kalangan pendidik. Diharapkan kegiatan ini mendorong guru untuk terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi AI dalam proses belajar-mengajar, demi mencetak generasi muda yang siap menghadapi era digital. (Safika Rahman)