BSI Explore 2025: Mahasiswa Kampus Digital Kreatif UBSI Petakan Potensi Dan Tantangan Desa Cikarageman

0 13

BSINews,Bekasi – Para mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, melakukan survei lokasi untuk program BSI Explore 2025 di Desa Cikarageman, Kecamatan Setu, Bekasi pada Selasa (17/9). Hasil survei mengindikasikan bahwa meskipun desa ini memiliki potensi ekonomi yang beragam, terutama di sektor UMKM, perkembangan usaha kecil dan menengahnya belum mencapai tingkat optimal.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa berinteraksi langsung dengan Mislan selaku staf Kantor Desa Cikarageman, dan Najarudin selaku staf Keuangan Desa. Najarudin menjelaskan bahwa desa telah mengadakan beberapa pelatihan bagi masyarakat, namun dukungan program lanjutan dari pemerintah untuk pengembangan UMKM secara signifikan masih minim.

BSI Explore 2025

“Untuk bantuan dari pemerintah sampai saat ini belum ada, tetapi pelatihan masyarakat sudah beberapa kali dilaksanakan,” ujarnya, dalam keterangan rilis, Rabu (18/9).

Mayoritas penduduk Desa Cikarageman berprofesi sebagai buruh, wiraswasta, dan petani, meskipun jumlah petani relatif kecil dengan pertanian palawija, kencur, dan lengkuas sebagai produk unggulan. Potensi ekonomi lainnya didominasi oleh perdagangan dan wirausaha, seiring dengan berubahnya banyak wilayah desa menjadi kawasan perumahan.

Desa Cikarageman menunjukkan kemajuan signifikan dalam infrastruktur. Kondisi jalan sudah memadai hingga 90%, dan akses layanan dasar seperti listrik, air bersih, serta jaringan komunikasi telah tersedia.

Baca juga: BSI Explore 2025: Kisah Inspiratif & Revolusioner Mahasiswa UBSI

“Semua akses jalan di sini sudah bagus, kemungkinan kecil ada jalan yang rusak parah. Ini berkat kerja keras dan dukungan dari berbagai pihak. Kami terus berupaya agar fasilitas dasar seperti jalan, listrik, dan komunikasi bisa dirasakan seluruh warga secara optimal,” tambah Najarudin.

Meskipun warga masih menggunakan air bersih dari sumur pribadi, layanan listrik dan internet sudah menjangkau sebagian besar wilayah. Fasilitas umum seperti pasar, puskesmas, dan sekolah juga mudah diakses. Meski demikian, desa terus berupaya mengembangkan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan dan fasilitas pasar.

Namun, Desa Cikarageman juga menghadapi tantangan lingkungan, terutama banjir dan kekeringan yang sering terjadi akibat kurangnya kesadaran pengelolaan sampah dan musim kemarau panjang. Meski demikian, pemerintah desa telah menganggarkan dana untuk penanggulangan bencana setiap tahun.

Pemerintah Desa Cikarageman terus mendukung berbagai program masyarakat, seperti program “Rutilahu” untuk perbaikan rumah tidak layak huni. Organisasi pemuda seperti karang taruna juga aktif membantu keberlangsungan UMKM desa.

Baca juga: BSI Explore 2025 Dari Desa untuk Dunia Maya! Ketika Mahasiswa, Kamera, dan Reels Jadi Senjata Revolusi Sosial

Masyarakat antusias berpartisipasi dalam program yang melibatkan mereka langsung dalam pelaksanaan kegiatan dan pemberdayaan ekonomi. Meskipun program kreatif dan inovatif belum sepenuhnya berjalan, rencana pengembangannya sedang dalam pembahasan. Pemerintah desa berupaya mendorong program pemberdayaan yang berfokus pada pelatihan dan peningkatan keterampilan masyarakat.

Desa Cikarageman memiliki potensi besar untuk berkembang lebih baik di masa depan, terutama dalam sektor perdagangan, wirausaha, dan UMKM. Dengan dukungan yang tepat dari pemerintah, masyarakat, serta pihak eksternal seperti universitas, desa ini dapat menjadi contoh sukses pengembangan ekonomi lokal di pedesaan.

Infrastruktur yang memadai dan program pemberdayaan berkelanjutan akan menjadi kunci utama. Melalui kerja sama erat, diharapkan Desa Cikarageman bisa terus berkembang menjadi desa yang lebih kreatif, inovatif, dan makmur.

Leave A Reply

Your email address will not be published.