UBSI Gelar Workshop Figma untuk Tingkatkan Kualitas Pengajaran Proyek Sistem Informasi Akuntansi

0 18

BSINews, Jakarta Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus mendorong peningkatan kompetensi dosen melalui berbagai pelatihan inovatif. Salah satunya adalah workshop bertajukMembuat Case Study Interaktif dengan Figma” yang diselenggarakan oleh Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) pada Jumat (14/3) lalu. Kegiatan ini diikuti oleh dosen pengampu mata kuliah Proyek Sistem Informasi Akuntansi dari seluruh kampus UBSI.

Workshop ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan dosen dalam merancang studi kasus interaktif berbasis desain digital yang relevan dengan kebutuhan pembelajaran mahasiswa. Figma dipilih sebagai platform utama karena kemampuannya dalam mendukung kolaborasi, pembuatan prototipe interaktif, serta kemudahan dalam menyimulasikan sistem informasi secara visual.

Ardiansyah, narasumber pada kegiatan ini, merupakan praktisi di bidang desain antarmuka dan pengembangan aplikasi. Ia membagikan beragam teknik penggunaan Figma secara efektif dalam merancang skenario pembelajaran. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan potensi besar Figma sebagai alat bantu pengajaran.

“Figma bukan hanya alat untuk desain UI/UX, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk membuat simulasi interaktif yang memudahkan pemahaman konsep sistem informasi,” ujar Ardiansyah, dari keterangan rilis yang diterima pada Senin (17/3).

Baca juga : Workshop Digital Kreatif UBSI Kampus Cibitung Bekali Mahasiswa Baru Bangun Personal Branding di Era Digital

Lebih lanjut, Ardiansyah menjelaskan bagaimana Figma mampu menghasilkan prototipe yang mendekati situasi nyata dalam sistem informasi akuntansi.

Dengan Figma, dosen dapat membuat studi kasus yang tidak hanya statis, tetapi juga dinamis dan responsif,” tambahnya.

Selama kegiatan berlangsung, peserta aktif mengikuti sesi praktik langsung dan berdiskusi mengenai tantangan dalam implementasi studi kasus interaktif di kelas. Antusiasme peserta sangat tinggi, meskipun beberapa mengakui bahwa proses adaptasi terhadap teknologi baru seperti Figma membutuhkan waktu.

Menanggapi hal tersebut, Ardiansyah memberikan motivasi kepada para peserta agar tetap konsisten dalam belajar.

“Yang penting adalah konsistensi dalam belajar dan mencoba. Semakin sering digunakan, semakin mahir kita dalam memanfaatkan alat ini,” tegasnya.

Workshop ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap proses pengajaran, terutama dalam mengembangkan pendekatan pembelajaran yang kontekstual dan menarik. Studi kasus interaktif hasil workshop direncanakan akan digunakan sebagai bahan ajar pada mata kuliah Proyek Sistem Informasi Akuntansi.

Ke depan, Program Studi Sistem Informasi Akuntansi UBSI akan melanjutkan agenda pelatihan serupa guna memperdalam keterampilan dosen dalam bidang desain digital dan teknologi pendidikan. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang terus berinovasi dalam proses pembelajaran berbasis teknologi. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.