UBSI Dukung Guru Adaptif di Era Digital Lewat Workshop Kreatif SMAN 48 Jakarta

0 12

BSINews, Jakarta Menjawab tantangan dunia pendidikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi, SMAN 48 Jakarta menggelar Workshop Digital Kreatif untuk para guru, pada Rabu (21/5) lalu. Kegiatan ini bertujuan membentuk karakter pendidik yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi era digital. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif turut berkontribusi dalam memberikan materi pelatihan teknologi pendidikan.

UBSI Dukung Guru Adaptif di Era Digital Lewat Workshop Kreatif 

Workshop ini mengusung semangatAdaptif di Era Digital” dengan fokus membekali guru keterampilan dan pemahaman dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran secara kreatif dan tepat guna. Narasumber utama, Rian Septian Anwar, menyampaikan materi meliputi tren teknologi pendidikan, penggunaan tools pembelajaran digital yang ramah pengguna, pembuatan konten interaktif, hingga strategi relevansi guru dengan generasi digital.

Kegiatan berlangsung di aula SMAN 48 Jakarta yang pada hari itu menjadi ruang kolaborasi antara guru dan teknologi. Kepala Sekolah, Luhur Setiawati, menekankan pentingnya peran guru dalam menjembatani perubahan zaman melalui pembelajaran yang modern dan relevan.

“Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga agen perubahan. Di era digital, adaptif dan terbuka terhadap pembaruan adalah kunci keberhasilan pendidikan,” ujar Luhur Setiawati, dari keterangan rilis yang diterima pada Sabtu (24/5).

Baca juga : Workshop Digital Kreatif UBSI Kampus Cibitung Bekali Mahasiswa Baru Bangun Personal Branding di Era Digital

Workshop dirancang interaktif melalui praktik langsung, diskusi kelompok, dan sesi tanya jawab. Para guru berkesempatan mencoba aplikasi presentasi interaktif, membuat kuis daring, hingga mengeksplorasi platform berbasis AI untuk mendukung pembelajaran.

Selain materi inti, peserta juga memperoleh informasi peluang beasiswa pengembangan kompetensi guru dari dalam maupun luar negeri. Informasi ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para pendidik untuk terus belajar dan berkembang.

Salah satu peserta, Arifin, guru Matematika, mengaku mendapatkan dorongan baru untuk memanfaatkan teknologi. “Saya jadi lebih percaya diri untuk mencoba media baru dalam mengajar. Dulu saya pikir teknologi itu sulit, tapi ternyata jika dijelaskan dengan benar, sangat membantu,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, SMAN 48 Jakarta bersama UBSI menunjukkan komitmen menyiapkan pendidik yang cakap digital, siap menghadapi tantangan, dan mendukung transformasi pendidikan di Indonesia. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.