UBSI Gandeng BRIN Tingkatkan Kualitas Riset dan Hilirisasi Inovasi di Indonesia

0 87

BSINews, Jakarta – Kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga riset menjadi kunci untuk menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Menyadari hal tersebut, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menjalin kerja sama strategis dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna memperkuat kualitas riset dan mempercepat hilirisasi inovasi di Indonesia. Pertemuan yang digelar pada Kamis (7/8) ini dihadiri oleh Dekan FEB UBSI, Dr. Ani Wijayanti.

Dalam sambutannya, Ani Wijayanti menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan dapat menghadirkan riset yang aplikatif dan berdampak nyata.

“Kami ingin memastikan bahwa penelitian yang dihasilkan tidak hanya berhenti di publikasi ilmiah, tetapi juga dapat diimplementasikan dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. BRIN adalah mitra strategis yang dapat membantu mewujudkan hal tersebut,” ujar Ani dalam keterangan tertulis, Senin (11/8).

UBSI Gandeng BRIN Tingkatkan Kualitas Riset dan Hilirisasi Inovasi di Indonesia

Ia juga menekankan pentingnya penyamaan persepsi dan penyusunan dokumen kerja sama, seperti nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS), agar kolaborasi antara UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dan BRIN dapat segera berjalan optimal.

sama, seperti nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS), agar kolaborasi antara UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dan BRIN dapat segera berjalan optimal.

Sejak 2022, BRIN telah mengintegrasikan berbagai lembaga riset di Indonesia ke dalam satu payung besar, membentuk 12 Organisasi Riset (OR) dan 85 Pusat Riset. Salah satunya adalah OR Tata Kelola Pemerintahan, Ekonomi, dan Kesejahteraan Rakyat, yang menaungi Pusat Riset Ekonomi Makro dan Keuangan. BRIN juga bersinergi dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam mengembangkan program degree by research (DBR), yang memungkinkan mahasiswa S2 dan S3 menjalankan studi berbasis riset di BRIN dengan pembimbing gabungan dari kampus dan peneliti senior.

Kerja sama BRIN dan perguruan tinggi mencakup berbagai program strategis, seperti Call for Research Collaboration (CRC), Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) dengan tiga fokus utama—tata kelola pemerintahan daerah, ekonomi hijau, dan hilirisasi pangan—serta program post-doctoral, visiting research, magang mahasiswa/MBKM, dan manajemen talenta. Seluruh program ini diarahkan untuk meningkatkan kualitas riset dan memastikan hasil inovasi dapat dihilirisasi sehingga memberi dampak nyata bagi masyarakat dan dunia industri.

Baca juga: UBSI Kampus Tasikmalaya Ajak Mahasiswa Kenal Lebih Dekat Dunia Riset di BRIN

Melalui Kelompok Riset Ekonomi Keuangan Internasional, kolaborasi ini telah menghasilkan berbagai kajian sejak 2022 hingga 2025, antara lain analisis kinerja perdagangan Indonesia dengan negara anggota RCEP, penguatan daya saing sektor unggulan, pengembangan community-based tourism, kebijakan pertanahan dan pajak capital gain, integrasi sistem pembayaran ASEAN melalui QRIS, program Tapera, dan strategi dana abadi daerah.

Pendanaan riset dilakukan bersama antara BRIN dan universitas, termasuk penyusunan RAB dan pelaporan hasil. Luaran penelitian meliputi jurnal bereputasi (Scopus), prosiding, buku, policy brief, naskah akademik, kekayaan intelektual, laporan penelitian, proposal kegiatan, lisensi, serta bimbingan teknis (abdimas).

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat kontribusi akademik dalam bentuk publikasi ilmiah, tetapi juga menghasilkan kebijakan dan inovasi yang dapat diimplementasikan secara langsung untuk mendukung pembangunan nasional dan daerah secara berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas riset dan hilirisasi inovasi di Indonesia.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.