BSI Explore 2025: Mahasiswa UBSI Mengabdi dan Menginspirasi di Desa Lengkong Wetan

0 21

BSINews, Tangerang Selatan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tangerang, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif memulai program BSI Explore 2025 dengan melibatkan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat di 37 desa, yang dilaksanakan pada 5–26 Februari 2025. Salah satu lokasi pelaksanaan adalah Desa Lengkong Wetan, Serpong, Tangerang Selatan, yang menjadi tempat Tim 25 menjalankan berbagai program sosial dan edukasi.

Mahasiswa UBSI Mengabdi dan Menginspirasi di Desa Lengkong Wetan

Fitria Maulida Rahmah, ketua Tim 25 BSI Explore 2025, menjelaskan bahwa seluruh anggota tim berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. “Kami ingin meninggalkan jejak positif di desa ini melalui pendidikan dan kegiatan sosial yang bermanfaat,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Jumat (28/2).

Tim ini terdiri dari lima mahasiswa dan satu dosen pendamping lapangan. Selain Fitria, ada Cantika Nur Mutiara sebagai sekretaris, Dilla Fitri Ananda sebagai bendahara, Zahra Zakiya Sholeha sebagai penanggung jawab dokumentasi dan publikasi, serta Regina Febe sebagai humas.

Baca juga : IT Bootcamp UBSI Kampus Pontianak: Eksplorasi Pemanfaatan AI dan IoT di Layanan Publik

Hari pertama dimulai dengan kedatangan tim di lokasi dan persiapan penginapan. Pada malam hari, mahasiswa mengikuti pengajian rutin di Mushola Al Huda, berbaur dengan warga desa. Hari kedua, mereka bertemu pengurus lingkungan untuk membahas program kerja, menyusun jadwal mengajar di MI Raudhatul Muta’alimin, dan mengunjungi Posyandu untuk memahami sistem pelayanan kesehatan bagi ibu dan balita.

Hari ketiga, mahasiswa menghadiri pengajian di Mushola Al-Mujahidin dan berpartisipasi dalam acara pelantikan RW di pendopo desa. Mereka turut membantu persiapan dan pembersihan lokasi acara sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat. Hari keempat dimulai dengan olahraga pagi di Tandon Lengkong Wetan, diikuti persiapan materi ajar, mengajar ngaji di Mushola Al-Ikhlas, serta bermain bersama anak-anak.

Hari kelima, mahasiswa mulai aktif mengajar di MI Raudhatul Muta’alimin. Di kelas 1B, mereka mengenalkan dasar Bahasa Inggris, sedangkan di kelas 2B membahas materi Bahasa Indonesia tentang antonim, kata sifat, dan kata benda. Di kelas 4A, topik bangun datar diajarkan dengan metode interaktif.

Hari keenam, di kelas 2A mahasiswa mengajarkan Pancasila dengan diskusi keberagaman, di kelas 6A mengenalkan bangun ruang dan titik koordinat, sedangkan di kelas 4A membahas gagasan utama teks dan rima dalam Bahasa Indonesia. Semua disampaikan dengan metode kreatif dan permainan edukatif.

Hari ketujuh, di kelas 6B mahasiswa mengajarkan bangun ruang secara visual untuk memudahkan pemahaman, sementara di kelas 3A memberikan pelajaran Seni Rupa melalui permainan menyambung garis setengah lingkaran untuk melatih kreativitas dan ketelitian siswa.

Rangkaian kegiatan selama minggu pertama menjadi awal positif bagi mahasiswa dalam memahami kebutuhan warga desa dan memberikan kontribusi nyata. Program BSI Explore 2025 di Desa Lengkong Wetan diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, baik dalam bidang pendidikan, sosial, maupun pemberdayaan masyarakat. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.