BSINews,Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus BSD secara resmi menutup rangkaian workshop bertajuk Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Dunia Pendidikan pada Rabu (4/6) di SMKS TI PGRI 11. Selama tiga hari kegiatan ini menghadirkan kombinasi praktik dan kolaborasi, dengan hari ketiga dipandu oleh tiga narasumber: Mahmud Safudin, Rega Giovano, dan Sopian Wira Hadi, yang mendemonstrasikan langsung berbagai tools AI di hadapan para guru dan jajaran kepala sekolah.
Tuntaskan Workshop AI dengan Demo Tools Canggih
Kegiatan dimulai dengan sesi ice breaking yang menghadirkan suasana interaktif, menjaga antusiasme peserta hingga sesi materi berlangsung. Pada sesi pertama, Mahmud Safudin memperkenalkan ZeroGPT sebagai alat deteksi teks AI untuk menjaga orisinalitas tulisan siswa. Para guru diajak mencoba langsung aplikasi tersebut menggunakan teks buatan mereka sendiri dan mendiskusikan hasilnya secara kritis.
Berlanjut pada sesi kedua, Rega Giovano mengenalkan Presentations.AI untuk membuat slide presentasi otomatis menggunakan ringkasan ide. Para peserta antusias karena aplikasi ini mampu mempercepat pembuatan materi ajar visual tanpa harus mendesain secara manual. “Ini sangat memudahkan guru ketika menyiapkan bahan ajar secara cepat dan tetap menarik,” ujar Rega, dari keterangan rilis yang diterima pada Jumat (6/6).
Baca juga : UBSI dan MileniaNews Gelar Workshop “AI Writing 101” untuk Siswa SMK PKL
Sesi terakhir diisi oleh Sopian Wira Hadi yang membimbing peserta menggunakan Eduaide.ai dan Google VEO. Eduaide.ai membantu guru menyusun soal dan skenario pembelajaran, sementara Google VEO mampu mengubah gambar menjadi video edukatif yang menarik. Guru-guru tampak antusias saat mencoba membuat video pendek dari ilustrasi sederhana.
Workshop AI ini mendapat respon sangat positif. Kepala SMKS TI PGRI 11, Masfur Siddik, menyampaikan apresiasi atas kontribusi UBSI kampus BSD. “Selama tiga hari ini, para guru mendapatkan bekal keterampilan baru yang sangat relevan untuk mendukung proses pembelajaran modern. Semoga ke depan bisa terjalin kolaborasi lanjutan,” ungkapnya.
Mahmud Safudin menambahkan bahwa UBSI berkomitmen mendukung transformasi digital di dunia pendidikan melalui pelatihan dan pendampingan berkelanjutan. “Ini adalah bentuk nyata kontribusi kampus dalam mendukung transformasi digital di lingkungan sekolah,” jelasnya.
Dengan berakhirnya sesi ketiga, rangkaian workshop AI ini resmi ditutup. Respon positif dari para peserta menjadi penanda keberhasilan kolaborasi antara UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dengan SMKS TI PGRI 11 dalam memanfaatkan teknologi AI secara nyata dan bermanfaat di dunia pendidikan. (Alisa)