BSINews, Yogyakarta – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti pendaftaran pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) 2025 yang diselenggarakan oleh BPSDM Komdigi Yogyakarta, Kamis (15/5). Program ini merupakan bagian dari inisiatif Digital Talent Scholarship (DTS) Kementerian Komdigi yang ditujukan untuk mencetak wirausaha digital muda yang siap menghadapi tantangan era teknologi.
Antusiasme Mahasiswa Ikuti Pendaftaran DEA 2025
Peserta dari UBSI Kampus Yogyakarta berasal dari Program Studi Sistem Informasi dan Perhotelan pada semester 2 dan 4. Tahun ini, materi pelatihan yang dipilih adalah Pemasaran Digital dengan Kecerdasan Buatan (AI) untuk Wirausaha yang dinilai sangat relevan dalam mendukung pengembangan usaha berbasis teknologi di kalangan generasi muda.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi Komdigi di https://digitalent.komdigi.go.id. Proses pendaftaran dibuka hingga Jumat (23/5) pukul 23.59 WIB. Mahasiswa diminta membuat akun dengan memasukkan data pribadi seperti NIK, nama lengkap, alamat email aktif, nomor telepon, serta memilih jenis pelatihan yang diminati. Selain itu, peserta juga harus menyelesaikan salah satu tema Micro Skill sebagai bagian dari proses seleksi awal.
Kegiatan pendaftaran ini mendapat bimbingan langsung dari Kaprodi Sistem Informasi UBSI Kampus Yogyakarta, Noor Hasan, yang turut mendampingi mahasiswa.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi pelatihan sekali jalan, tetapi juga dapat berkelanjutan dan memberikan dampak positif nyata bagi mahasiswa, khususnya di era digital yang serba cepat ini,” ungkap Noor Hasan.
Setelah penutupan pendaftaran, hasil seleksi menunjukkan sebanyak 92 mahasiswa dinyatakan lolos ke tahap selanjutnya. Pelatihan akan dilaksanakan secara luring di UBSI Kampus Yogyakarta pada Selasa (27/5) dengan durasi 7 jam pelajaran (7JP).
Sebagai bagian dari sistem pelatihan berbasis teknologi, peserta diwajibkan mengunduh dan menginstal aplikasi Digitalent Mobile yang tersedia di Play Store dan App Store. Aplikasi ini digunakan untuk mendukung proses administrasi, monitoring kehadiran, serta akses materi pelatihan secara digital.
Melalui partisipasi aktif mahasiswa dalam program DEA 2025, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan unggul yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu berinovasi dan berwirausaha secara mandiri di tengah perkembangan pesat ekonomi digital nasional. Pelatihan ini menjadi jembatan strategis antara dunia pendidikan dan dunia industri berbasis digital yang semakin terintegrasi.(Teguh)