Amin Nur Rais: Kecerdasan Buatan adalah Kunci Masa Depan Pendidikan
BSINews, Bekasi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bekasi yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, kembali menggelar Workshop Pahlawan Digital di UBSI kampus Bekasi pada Kamis (21/11). Acara ini menghadirkan Amin Nur Rais, seorang lecturer sekaligus AI implementer, sebagai pembicara utama dengan topik “AI Key to the Future: Tantangan & Peluang Era AI.”
Amin Nur Rais Memaparkan Materi Kecerdasan Buatan (AI)
Dalam pemaparannya, Amin menegaskan bahwa kecerdasan buatan (AI) bukan lagi sekadar teknologi masa depan, melainkan telah menjadi bagian integral dalam kehidupan sehari-hari. “Sebagai pendidik dan pelaku industri, kita harus mempersiapkan siswa dengan keterampilan yang relevan untuk menghadapi era kecerdasan buatan. AI bukan hanya soal teknologi, tapi juga bagaimana manusia dapat mengoptimalkan potensinya dengan bantuan teknologi ini,” ungkapnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Jumat (22/11).
Amin juga mencontohkan berbagai implementasi AI di dunia pendidikan, mulai dari teknologi pembelajaran adaptif, analitik data siswa, hingga otomatisasi tugas administratif. Menurutnya, pemanfaatan AI tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memberikan ruang bagi pendidik untuk lebih fokus pada pengembangan kompetensi siswa.
Baca juga : Pemanfaatan AI untuk Pendidikan Jadi Sorotan di Independence Day AI Conference 2025
Tidak hanya menyampaikan teori, Amin turut mengajak peserta berdiskusi mengenai penerapan AI di lingkungan sekolah. “Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah membangun kesadaran akan pentingnya transformasi digital. Kemudian, kita perlu berkolaborasi untuk memastikan AI dapat dimanfaatkan dengan cara yang bertanggung jawab,” tambahnya.
Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.30 WIB ini diikuti ratusan guru dan sekolah mitra UBSI. Para peserta tampak antusias menyimak materi. Salah seorang guru dari SMK Bekasi, Rini, mengapresiasi penyampaian materi. Menurutnya, topik yang dibawakan sangat relevan dengan kebutuhan pendidikan saat ini dan mampu memotivasi pendidik untuk lebih mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar.
Sebagai penutup, Amin mendorong sekolah untuk terus aktif mengembangkan wawasan digital melalui pelatihan, seminar, maupun workshop. “Universitas BSI siap mendukung sekolah-sekolah yang ingin mengadakan pelatihan serupa. Ini adalah langkah nyata untuk membangun generasi digital yang siap bersaing di masa depan,” ujarnya.
Workshop ini tidak hanya menjadi wadah berbagi ilmu, tetapi juga membuka peluang kolaborasi antara UBSI dengan sekolah mitra dalam mendorong inovasi pendidikan berbasis teknologi. (Alisa)