Mahasiswa UBSI Kampus Kaliabang Raih Medali Emas di 2nd SEA Deaf Games 2025

0 66

BSINews, Jakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Muhammad Sayyid Az Zahiri mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknologi Informasi UBSI kampus Kaliabang, sukses meraih Juara 1 Tunggal Putra dalam cabang olahraga bulutangkis pada ajang 2nd SEA Deaf Games 2025 yang digelar di GOR Pulogadung, Jakarta, pada Jumat hingga Minggu, 22–24 Agustus 2025.

Dalam pertandingan penuh gengsi dan sportivitas, Sayyid tampil impresif sejak babak awal dengan mengalahkan atlet tangguh asal Filipina dan Timor Leste. Perjalanannya menuju final menjadi bukti ketangguhan mental juara. Di partai puncak, ia menghadapi wakil Indonesia lainnya dan berhasil menutup laga dengan kemenangan, sekaligus mempersembahkan medali emas bagi Indonesia.

Tidak hanya di nomor tunggal, Sayyid juga menorehkan prestasi di nomor Ganda Putra bersama rekannya. Keduanya berhasil melaju hingga final setelah mengalahkan pasangan dari Filipina dan Malaysia. Meski akhirnya harus puas sebagai Juara 2, hasil ini semakin mengukuhkan kiprah Sayyid di ajang internasional.

Ajang Bergengsi bagi Atlet Tuna Rungu

SEA Deaf Games merupakan ajang olahraga terbesar di Asia Tenggara bagi atlet tuna rungu. Kompetisi ini mempertemukan atlet dari berbagai negara dalam cabang olahraga bergengsi seperti atletik, bulutangkis, futsal, tenis meja, catur, hingga boling. Tahun ini, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah sekaligus menunjukkan komitmen besar dalam mendukung kesetaraan dan ruang berprestasi bagi atlet disabilitas di kawasan regional.

Terselenggaranya ajang ini di Jakarta menjadi momentum penting, baik bagi Indonesia sebagai penyelenggara maupun bagi para atlet yang berkesempatan tampil di hadapan publik sendiri. Prestasi yang diraih Sayyid membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk menorehkan prestasi tertinggi dan membawa nama bangsa ke panggung dunia.

Atas prestasi tersebut, UBSI memberikan apresiasi penuh kepada Sayyid. Keberhasilan ini dinilai tidak hanya sebagai kebanggaan pribadi, tetapi juga sebagai pencapaian yang memperkuat reputasi kampus dalam melahirkan mahasiswa berdaya saing tinggi.

Rahmat Hidayat, perwakilan Unit Prestasi Kemahasiswaan UBSI, menegaskan bahwa pencapaian Sayyid menjadi bukti nyata kemampuan mahasiswa untuk berprestasi di tingkat internasional.

“Alhamdulillah, prestasi yang diraih Muhammad Sayyid Az Zahiri menjadi kebanggaan bagi keluarga besar UBSI. Keberhasilan meraih Juara 1 Tunggal Putra dan Juara 2 Ganda Putra di ajang internasional ini membuktikan bahwa mahasiswa UBSI mampu bersaing, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di dunia olahraga. Kami berharap capaian ini bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama bangsa,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (28/8).

Baca juga: Mahasiswi UBSI Kampus Kaliabang Raih Medali Emas di 2nd SEA Deaf Games 2025

Kisah Sayyid menjadi teladan bahwa dengan semangat, disiplin, dan kerja keras, mahasiswa mampu berprestasi di berbagai bidang. UBSI melalui Unit Prestasi Kemahasiswaan terus memberikan dukungan agar potensi mahasiswa dapat berkembang secara optimal, baik di ranah akademik maupun non-akademik.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang cerdas, tangguh, berkarakter, dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. Prestasi Sayyid di SEA Deaf Games 2025 diharapkan menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus mengukir prestasi dan membawa harum nama Indonesia di kancah dunia.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.