Mengenal AI Lebih Dekat Lewat Seminar UBSI Kampus Bekasi 2025
BSINews, Bekasi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bekasi, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, menggelar Seminar Kemerdekaan Digital 2025 pada Rabu (20/8), pukul 08.30–12.00 WIB. Seminar ini mengangkat tema “Artificial Intelligence: Hype & Reality in Indonesia” dengan subtema “Artificial Intelligence for Anything”. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat, khususnya pelajar dan mahasiswa, untuk mengenal lebih dekat perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang tengah menjadi sorotan di berbagai sektor.
Mengenal AI Lebih Dekat Lewat Seminar UBSI Kampus Bekasi
Acara akan berlangsung di Aula UBSI kampus Bekasi, Jl. Cut Mutia No. 88, Sepanjang Jaya, Kota Bekasi. Tiga narasumber inspiratif akan hadir membagikan wawasan dan pengalaman mereka, yaitu Amin Nur Rais (AI Enthusiast dan Partner of DICO), Robi Aziz Zuama (AI Enthusiast, dosen UBSI, sekaligus Partner of DICO), serta Ridan Nurfalah (CCO KIAN dan AI for Business).
Salah satu narasumber, Amin Nur Rais, menjelaskan bahwa seminar ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh tentang AI kepada peserta.
“Melalui seminar ini, kami ingin membuka wawasan peserta tentang apa itu AI, penerapannya di Indonesia, hingga tantangan dan peluang yang bisa dimanfaatkan. Dengan begitu, generasi muda tidak hanya mengikuti hype, tetapi juga memahami realitas dan manfaat teknologi ini,” ungkapnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Jumat (22/8).
Baca juga : Seminar Kemerdekaan Digital UBSI Kampus Ciledug 2025, Kupas Peluang dan Tantangan AI di Indonesia
Selain memperoleh wawasan mendalam, peserta seminar juga mendapatkan berbagai keuntungan, mulai dari sertifikat resmi, souvenir menarik, snack, hingga kesempatan memperoleh beasiswa pendidikan UBSI.
Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sekaligus bermanfaat, terutama bagi generasi muda yang akan menjadi motor penggerak transformasi digital di masa depan. Dengan adanya seminar ini, UBSI kampus Bekasi ingin mendorong lahirnya generasi cerdas, kreatif, dan siap menghadapi tantangan era kecerdasan buatan. (Alisa)