Dosen Dilatih Tanggap Darurat Kebakaran : Sosialisasi Penggunaan APAR untuk Meningkatkan Keselamatan
BSINews, Yogyakarta – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan civitas akademika terhadap potensi bahaya kebakaran, Bagian Pengembangan Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sebagai kampus Digtial Kreatif turut berperan aktif dalam kegiatan sosialisasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang diselenggarakan oleh Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Yogyakarta.
Dosen Dilatih Tanggap Darurat Kebakaran : Sosialisasi Penggunaan APAR untuk Meningkatkan Keselamatan
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada Rabu, (27/8), di lingkungan UBSI kampus Yogyakarta. Bertindak sebagai narasumber adalah dua petugas profesional dari Damkar Kota Yogyakarta, yaitu Itri dan Prima. Keduanya memberikan penjelasan serta demonstrasi langsung mengenai tata cara penggunaan APAR yang tepat dan aman.
Sosialisasi ini disambut antusias oleh para dosen dan staf UBSI. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan jenis-jenis APAR, cara penyimpanan, perawatan rutin, serta teknik penggunaan yang benar ketika terjadi keadaan darurat kebakaran. Tidak hanya teori, peserta juga diberi kesempatan untuk mempraktikkan langsung penggunaan APAR guna memastikan pemahaman yang maksimal.
Kepala Bagian Pengembangan Dosen UBSI Dahlia Sarwaki dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan kampus yang aman dan tanggap terhadap situasi darurat.
“Sebagai institusi pendidikan, kami tidak hanya fokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pada keselamatan seluruh civitas akademika. Kegiatan sosialisasi ini penting untuk membekali para dosen dan staf dengan pengetahuan dasar dalam menghadapi risiko kebakaran,” ujarnya.
Baca Juga:Peran Vital Pengembangan Dosen dalam Mewujudkan Akreditasi Unggul UBSI
Kegiatan ini juga menjadi bentuk sinergi yang baik antara institusi pendidikan dan instansi pemerintah daerah dalam mewujudkan budaya sadar keselamatan di lingkungan kerja dan pendidikan.
Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan para dosen dan staf UBSI dapat menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan serta penanganan dini terhadap kebakaran, sehingga lingkungan kampus tetap aman dan kondusif untuk kegiatan belajar mengajar. (Safika Rahman)