Mahasiswa vs Teknologi: Siapa yang Mengendalikan Siapa?

0 7

BSINews, Bekasi — Sobat BSI, di era digital seperti sekarang, teknologi bukan hanya menjadi alat bantu, tetapi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mahasiswa. Mulai dari proses belajar, komunikasi, hingga hiburan, semua bisa dilakukan hanya dengan beberapa sentuhan di layar. Namun, pernahkah Sobat BSI bertanya: siapa yang sebenarnya mengendalikan siapa? Apakah mahasiswa masih memegang kendali atas teknologi, atau justru teknologi yang diam-diam mengendalikan kehidupan kita?

Mahasiswa vs Teknologi: Siapa yang Mengendalikan Siapa?

Mahasiswa adalah pihak yang paling dekat dengan perkembangan teknologi. Smartphone, laptop, aplikasi belajar online, hingga platform media sosial menjadi bagian dari keseharian. Teknologi memang memudahkan banyak hal, tetapi di sisi lain juga menciptakan tantangan baru seperti distraksi, kecanduan, dan menurunnya produktivitas.

Banyak mahasiswa yang awalnya hanya ingin mencari referensi tugas, tetapi akhirnya terjebak scroll media sosial selama berjam-jam. Aplikasi e-learning dan asisten AI yang seharusnya membantu belajar sering tidak dimanfaatkan secara optimal. Akibatnya, teknologi yang seharusnya menjadi alat bantu malah berubah menjadi sumber gangguan.

Sejak pandemi COVID-19, ketergantungan pada teknologi meningkat pesat. Proses pembelajaran yang sepenuhnya dipindahkan ke ranah digital membuat gadget berubah fungsi: dari sekadar alat komunikasi menjadi ruang kelas, perpustakaan, hingga tempat ujian. Namun, transisi ini juga berdampak pada konsentrasi dan manajemen waktu mahasiswa.

Baca Juga :Teknologi Informasi vs Teknik Informatika: Pilih Jurusan yang Tepat di UBSI Kampus Cibitung

Fenomena ini bisa kita lihat di mana-mana: mahasiswa belajar sambil membuka notifikasi, menonton video sambil mengerjakan tugas, atau bahkan mengandalkan chatbot untuk menjawab soal tanpa benar-benar memahami materi. Batas antara belajar dan bersantai menjadi kabur.

Sebagai mahasiswa, kita sedang membentuk kebiasaan yang akan terbawa ke dunia kerja. Jika sejak sekarang kita dikendalikan oleh teknologi, ke depan kita bisa kehilangan kendali atas waktu, konsentrasi, bahkan identitas intelektual kita.

Karena itu, Sobat BSI perlu menjadi pengguna teknologi yang sadar dan bijak. Atur waktu penggunaan gadget, pilih aplikasi yang benar-benar mendukung pembelajaran, dan tetap prioritaskan interaksi manusiawi serta pemahaman mendalam terhadap materi kuliah. (Safika Rahman)

Leave A Reply

Your email address will not be published.