Seminar Kemerdekaan Digital di UBSI Kampus Karawang Jadi Ajang Inspirasi Bersama Hasan Basri
BSINews, Karawang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar Seminar Kemerdekaan Digital pada Rabu (3/9), yang mempertemukan ratusan pelajar, mahasiswa, guru, hingga praktisi teknologi. Salah satu momen yang paling ditunggu adalah kehadiran Hasan Basri, akademisi sekaligus praktisi teknologi informasi, yang dipercaya sebagai keynote speaker utama. Dengan gaya penyampaian lugas, ia membangun suasana diskusi yang interaktif dan penuh wawasan.
Dalam paparannya, Hasan Basri selaku Kepala UBSI Kampus Karawang menekankan bahwa era digital bukan hanya soal teknologi, melainkan juga kesiapan sumber daya manusia. Ia menegaskan bahwa transformasi digital di Indonesia harus didukung literasi digital yang memadai, terutama di kalangan generasi muda. “Anak muda Indonesia hari ini bukan hanya pengguna teknologi, tapi juga pencipta. Namun, tanpa literasi digital yang kuat, mereka akan mudah terjebak dalam arus informasi yang tidak jelas,” ujarnya.
Seminar Kemerdekaan Digital di UBSI Kampus Karawang Jadi Ajang Inspirasi Bersama Hasan Basri
Pernyataan itu sejalan dengan laporan We Are Social 2025 yang mencatat jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 221 juta orang, atau 79 persen dari populasi. Data ini memperlihatkan besarnya peluang sekaligus tantangan dalam menjaga kedaulatan digital.
Hasan Basri juga menyinggung pentingnya peran pendidikan dalam membangun kesadaran digital sejak dini. Menurutnya, sekolah dan perguruan tinggi harus menjadi garda terdepan dalam menanamkan etika digital, keamanan siber, hingga keterampilan teknologi. “Pendidikan digital bukan hanya soal bisa menggunakan aplikasi atau perangkat. Lebih jauh, bagaimana anak-anak muda mampu berpikir kritis, memfilter informasi, dan menciptakan karya inovatif berbasis teknologi,” tegasnya.
Baca juga: Seminar Kemerdekaan Digital di UBSI Kampus Kalimalang Bekali Generasi Z dengan Literasi AI
Acara yang berlangsung di aula utama UBSI Kampus Karawang tidak hanya menghadirkan presentasi, tetapi juga sesi tanya jawab. Peserta antusias mengajukan pertanyaan seputar keamanan data pribadi, peluang kerja, hingga tantangan AI dalam pendidikan. Hasan Basri menanggapi setiap pertanyaan dengan komprehensif, menekankan pentingnya kolaborasi akademisi, industri, dan pemerintah.
Rina, salah seorang peserta, mengungkapkan, “Saya jadi lebih paham bahwa literasi digital bukan cuma soal bisa main media sosial, tapi juga bagaimana kita bisa menciptakan hal bermanfaat dengan teknologi. Seminar ini membuka perspektif baru.”
Di akhir sesi, Hasan Basri berharap seminar serupa rutin digelar di berbagai daerah agar pengetahuan digital merata. Dengan menghadirkan tokoh inspiratif, UBSI Kampus Karawang membuktikan bahwa Seminar Kemerdekaan Digital bukan hanya seremonial, tetapi wadah strategis menuju masyarakat digital inklusif, aman, dan berdaya saing tinggi.(Niken)