Janji Atlet di BSI FLASH 2026 Kota Bogor: Main Bola, Bukan Main Drama
BSINews, Bogor – Biasanya kalau dengar kata “janji atlet”, yang kebayang itu Olimpiade atau Sea Games dengan opening ceremony meriah, kembang api, dan marching band yang bikin merinding. Tapi di BSI FLASH 2026 Kota Bogor, janji atlet hadir dengan nuansa yang lebih sederhana, meski nggak kalah sakral di lapangan Sport Center Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cilebut, Rabu (10/9).
Bedanya, kalau di acara internasional janji atlet dibacakan dengan khidmat dan penuh wibawa, di sini sumpah itu justru bikin kita senyum-senyum bangga. Karena sumpahnya sederhana, tapi ngena.
Baca juga: Wasit di BSI FLASH 2026 Kota Bogor, Beri Janji Lebih Kuat dari Akad Nikah
Pertama, mereka berjanji bertanding dalam suasana persahabatan. Intinya, nggak ada drama ala reality show. Jadi jangan berharap lihat adegan pemain pura-pura jatuh, lalu gulung-gulung sampai lima kali biar dikira kena pelanggaran. Di BSI FLASH 2026 Kota Bogor, fair play itu harga mati.
Kedua, peraturan dianggap kitab suci. Para atlet sepakat untuk patuh aturan, menjunjung sportivitas, dan bermain lurus-lurus aja. Nggak ada tipu-tipu, nggak ada akal-akalan. Karena, ya, ini pertandingan olahraga, bukan sinetron prime time yang penuh plot twist.
Ketiga, mereka bersumpah untuk menerima keputusan wasit dengan lapang dada. Jadi kalau nanti ada peluit yang kedengerannya “merugikan”, nggak akan ada pemain ngambek lalu duduk bersila di tengah lapangan. Apalagi protes sambil gulung-gulung. Jiwa besar, Bro, itu yang mereka bawa.
Dan terakhir, semangat persatuan dan persaudaraan ditempatkan di atas segalanya. Lawan di lapangan? Saudara begitu keluar. Menang atau kalah, semua tetap tepuk tangan, saling sapa, dan mungkin nongkrong bareng setelahnya.
Ade Kurniawan, Ketua Pelaksana BSI FLASH 2026, sampai bilang dengan semangat, “Buat para suporter yang bakal nonton, siap-siap terpukau dengan sportivitas dan semangat juang para peserta. Ini bukan sekadar kompetisi, ini adalah perayaan semangat juang, persahabatan, dan nilai-nilai luhur olahraga.
Dan benar juga. Kadang kita terlalu sibuk ngitung skor, ngejar piala, sampai lupa bahwa olahraga itu awalnya tentang pertemanan. Tentang ketawa bareng meski tim kalah. Tentang belajar ngelap keringet sambil tetap menepuk bahu lawan.
Di BSI FLASH 2026 Kota Bogor yang diusung oleh UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, janji atlet ini jadi pengingat sederhana bahwa kalau hidup aja sering penuh drama, setidaknya di lapangan kita masih bisa main jujur, main sportif, dan tetap ingat bahwa lawan sejati bukan orang di depan kita, tapi diri sendiri yang kadang masih susah ikhlas.(ACH)