Juara Harapan Futsal Competition BSI FLASH 2026 Kota Bogor: Karena Hidup Juga Perlu Cadangan Bahagia
BSINews, Bogor – Ada istilah yang sering bikin orang mesem-mesem sendiri, juara harapan. Kedengarannya kayak penghargaan hiburan, padahal justru di situlah letak filosofi hidup. Karena nggak semua orang bisa jadi nomor satu, dan nggak semua kegagalan itu harus pulang dengan tangan hampa.
Itu yang dialami SMA TQ Imam-Syafii di ajang Futsal BSI FLASH 2026 Kota Bogor. Jumat siang (12/9) di Sport Center Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cilebut, mereka harus mengakui keunggulan SMK Dharma Bakti Bogor dalam perebutan juara ketiga. Hasilnya bukan trofi emas, bukan medali perunggu, tapi tetap pulang dengan titel juara harapan. Dan percaya deh, harapan itu sering kali lebih kuat daripada kemenangan sesaat.
Baca juga: Juara Tiga Futsal Competition BSI FLASH 2026 Kota Bogor, Rasa Syukur yang Tak Pernah Kalah Manis
Kapten tim, Ibrahim Khalillah, nggak terlihat murung-murung amat, “Kami sudah berjuang maksimal di lapangan. Memang hasilnya belum sesuai harapan, tapi bisa sampai ke semifinal dan pulang dengan gelar juara harapan tetap jadi kebanggaan untuk sekolah kami. Ini pengalaman berharga yang akan kami jadikan motivasi,” ujarnya, dengan nada yang lebih cocok diputar jadi backsound film coming of age.
Pelatih mereka, Hendrawan Okta Djumanda, juga nggak mau larut dalam kekecewaan, “Kami harus akui lawan lebih siap di perebutan juara 3. Tapi anak-anak sudah bermain dengan hati dan memberikan yang terbaik. Juara harapan bukan akhir, justru titik awal untuk terus berkembang. Semoga tahun depan kami bisa tampil lebih baik,” katanya, dengan semangat khas pelatih yang tahu bahwa kalah pun bisa jadi bahan bakar.
Ketua Pelaksana BSI FLASH 2026, Ade Kurniawan, ikut menutup cerita dengan kalimat bijak, “Selamat kepada SMA TQ Imam-Syafii yang meraih juara harapan. Mereka adalah bukti bahwa kompetisi ini bukan hanya tentang siapa yang juara, tetapi juga tentang proses belajar, sportivitas, dan mental pantang menyerah,” ucapnya.
Kalau dipikir-pikir, juara harapan itu justru paling dekat dengan kehidupan nyata. Karena hidup kita juga lebih sering jadi cadangan, kalah cepat, atau nggak dapat posisi utama. Tapi toh kita tetap jalan, tetap berjuang, tetap pulang bawa cerita.
BSI FLASH 2026 Kota Bogor dengan tema “Beyond The Game” yang dibuat oleh UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif membuktikan satu hal penting yaitu menang memang menyenangkan, tapi punya harapan itu jauh lebih menenangkan.
Karena dalam hidup, yang bikin orang terus bergerak bukan medali di leher, melainkan keyakinan bahwa masih ada kesempatan di depan. Dan kalau SMA TQ Imam-Syafii bisa pulang dengan kepala tegak meski cuma “juara harapan”, kenapa kita sering kali minder cuma gara-gara nggak jadi nomor satu?(ACH)