UBSI Kampus Cengkareng Gelar Seminar Kemerdekaan Digital, Kupas Peran AI untuk Karya Ilmiah

0 36

BSINews, JakartaUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cengkareng menggelar Seminar Kemerdekaan Digital 2025 dengan tema “Artificial Intelligence: Hype & Reality in Indonesia”, Rabu (27/8). Seminar ini menghadirkan Jordy Lasmana Putra, dosen UBSI sekaligus konten kreator edukasi, yang membawakan materi berjudul “Artificial Intelligence for Education”.

Jordy Lasmana Putra tekankan pemanfaatan AI secara etis untuk memperkuat kreativitas guru dan siswa dalam karya ilmiah.

Jordy menekankan bahwa kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi alat penting dalam proses penyusunan karya ilmiah, mulai dari pencarian literatur, penyusunan kerangka artikel, penulisan, hingga editing dan pemeriksaan etika akademik.
“AI bukan menggantikan penulis, melainkan memperkuat kreativitas penulis agar lebih cepat menghasilkan karya,” ujar Jordy.

Baca juga: AI untuk Bisnis: Jordy Lasmana Putra Dorong Generasi Muda Merdeka Berinovasi

Ia juga memaparkan hasil laporan Oxford University Press (OUP) tahun 2024 yang menunjukkan bahwa 76% peneliti dunia telah menggunakan bantuan AI dalam penelitian mereka. Menurut Jordy, hal ini menjadi bukti bahwa AI sudah menjadi bagian integral dari riset global.
“Data ini membuktikan bahwa AI bukan lagi sekadar tren, tetapi sudah menjadi bagian penting dari ekosistem riset global. Kalau para peneliti dunia saja sudah memanfaatkannya, maka guru dan siswa juga tidak boleh tertinggal. AI bisa menjadi sahabat dalam menghasilkan karya ilmiah yang lebih cepat, lebih baik, dan lebih berkualitas,” jelasnya.

Lebih lanjut, Jordy menegaskan pentingnya pemanfaatan AI secara etis. Teknologi ini, kata dia, tidak boleh digunakan untuk plagiarisme, melainkan sebagai sarana untuk meningkatkan mutu karya akademik. Dengan begitu, guru dan siswa dapat lebih merdeka berinovasi sekaligus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan di era digital.

Melalui materinya, Jordy mendorong peserta seminar untuk berani memanfaatkan teknologi terbaru dengan tetap berpegang pada etika akademik. Baginya, kemerdekaan digital adalah kebebasan untuk berinovasi dengan AI tanpa meninggalkan tanggung jawab intelektual.

Baca juga: Seminar Kemerdekaan Digital di UBSI Kampus Kalimalang Bekali Generasi Z dengan Literasi AI

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus menghadirkan kegiatan yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan zaman. Melalui seminar seperti ini, UBSI menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang kritis, kreatif, dan siap berdaya saing di era digital.(Chanunah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.