BSINews, Tegal – Upaya menjaga kualitas pendidikan tinggi tidak hanya dilakukan melalui kegiatan belajar mengajar di kelas, tetapi juga melalui evaluasi dan perencanaan yang matang. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif konsisten menghadirkan forum akademik yang mempertemukan dosen untuk melakukan refleksi, menyusun strategi, dan memastikan kesiapan menghadapi semester berikutnya. Kegiatan tersebut diwujudkan melalui Rapat Evaluasi Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Semester Genap 2024/2025 sekaligus Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil 2025/2026, yang dirangkaikan dengan Rapat Unit Pengembang Akademik (UPA) pada Sabtu (13/9) secara daring melalui Zoom Meeting.
Sinergi Dosen Prodi Teknologi Komputer dalam Rapat Evaluasi KBM dan UPA
Kegiatan menghadirkan Kaprodi Teknologi Komputer UBSI kampus Tegal, Suleman, sebagai narasumber, serta diikuti oleh seluruh dosen UPA dan dosen Program Studi Teknologi Komputer. Jalannya acara dipandu oleh moderator Mawadatul Maulidah.
Pada sesi pertama, rapat difokuskan pada evaluasi KBM Semester Genap 2024/2025. Beberapa hal yang menjadi pembahasan utama meliputi capaian pembelajaran mahasiswa, kedisiplinan dosen dan mahasiswa, pemanfaatan LMS dan e-learning, kendala teknis maupun non-teknis selama perkuliahan, hingga tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas akademik di semester mendatang.
Dalam paparannya, Kaprodi Teknologi Komputer UBSI kampus Tegal, Suleman, menekankan bahwa evaluasi ini bukan sekadar penilaian hasil, tetapi juga sarana refleksi bersama untuk memperbaiki proses pembelajaran.
“Evaluasi ini bukan hanya untuk melihat apa yang sudah kita lakukan, tetapi juga menjadi bahan refleksi agar ke depan proses pembelajaran dapat lebih efektif, disiplin, dan memberikan hasil maksimal bagi mahasiswa,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (16/9).
Sesi kedua berlanjut pada agenda UPA yang membahas evaluasi akhir semester, peninjauan RTM, RPS, silabus, dan bahan ajar agar sesuai dengan kurikulum OBE (Outcome Based Education) serta kebutuhan industri, serta persiapan awal perkuliahan semester ganjil 2025/2026. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan mengenai implementasi RPS, teknis perkuliahan, dan ide inovatif untuk meningkatkan keterlibatan mahasiswa.
Salah satu dosen peserta rapat, Dany Pratmanto, mengapresiasi forum ini karena membuka ruang diskusi yang bermanfaat.
“Rapat seperti ini sangat penting karena membuka ruang diskusi yang konstruktif. Masukan dari rekan-rekan dosen bisa menjadi bahan pengembangan yang nyata untuk meningkatkan kualitas pembelajaran,” ungkapnya.
Baca juga: Kuliah Murah di Tegal? UBSI Buka Pendaftaran Khusus, Cuma Rp430 Ribu!
Hal serupa juga disampaikan Nadiayah Hidayati. Ia menilai evaluasi bersama memberi kesempatan untuk menyelesaikan berbagai kendala sekaligus mempersiapkan semester baru dengan lebih baik.
“Melalui evaluasi ini, kita bisa bersama-sama mencari solusi atas kendala yang muncul di semester sebelumnya dan memastikan kesiapan perangkat pembelajaran untuk semester ganjil,” katanya.
Secara keseluruhan, rapat evaluasi KBM dan UPA ini berlangsung lancar, penuh semangat, dan produktif. Seluruh peserta menunjukkan komitmen untuk bersama-sama meningkatkan mutu akademik, sehingga Program Studi Teknologi Komputer UBSI kampus Tegal dapat terus menghadirkan pembelajaran yang lebih baik, inovatif, dan relevan dengan perkembangan industri.(Tiara Sari)