Mahasiswi UBSI Serahkan Sistem Diagnosa Kerusakan Mesin Jahit Berbasis Web kepada Toko Jahitan Siji

0 38

BSINews, Jakarta – Pada Rabu (16/7), Mahasiswi Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Fitria Rahmasany, menyerahkan sistem diagnosa kerusakan mesin jahit berbasis web kepada mitra Toko Jahitan Siji. Penyerahan ini merupakan bagian dari penyelesaian skripsi berjudul “Implementasi Sistem Pen-Diagnosa Kerusakan Mesin Jahit Berbasis Web pada Toko Jahitan Siji Menggunakan Metode Forward Chaining”.

Mahasiswi UBSI Serahkan Sistem Diagnosa Kerusakan Mesin Jahit Berbasis Web 

Fitria menjelaskan bahwa karyanya diharapkan dapat memberi dampak lebih luas bagi masyarakat, tidak hanya mitra. “Karya yang saya hasilkan ini tidak hanya bermanfaat bagi Toko Jahitan Siji, tetapi juga dapat menjadi contoh nyata pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung keberlangsungan UMKM di bidang konveksi dan jahitan,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Jumat (18/7).

Sebelumnya, proses diagnosis kerusakan mesin jahit di Toko Jahitan Siji masih dilakukan manual, yang sering menimbulkan keterlambatan perbaikan, kesalahan analisis, serta menurunnya kepuasan pelanggan. Dengan hadirnya sistem ini, teknisi, termasuk yang masih kurang berpengalaman, dapat terbantu dalam mengidentifikasi kerusakan secara cepat, akurat, dan terstruktur berdasarkan gejala yang dipilih pengguna.

Sistem tersebut dibangun dengan menggabungkan metode Forward Chaining dan Certainty Factor. Metode Forward Chaining memungkinkan penelusuran gejala menuju kesimpulan secara logis, sementara Certainty Factor memberikan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis. Aplikasi berbasis web ini dikembangkan menggunakan PHP dan MySQL, serta telah diuji melalui Black Box Testing dengan hasil seluruh fungsi berjalan sesuai harapan.

Dengan adanya sistem ini, Toko Jahitan Siji diharapkan dapat mempercepat proses diagnosis dan perbaikan mesin jahit, mengurangi waktu tunggu pelanggan, serta meningkatkan konsistensi dan akurasi hasil analisis.

Baca juga : Tips Lulus Tepat Waktu dari Kaprodi Sistem Informasi UBSI Kampus Pontianak: Disiplin Kunci Sukses Mahasiswa Baru

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswanya untuk menghasilkan karya inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung keberlangsungan usaha kecil dan menengah (UMKM).

Melalui karya inovatif ini, UBSI kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang adaptif, solutif, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia usaha. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.