Apa Itu Deepfake dan Dampaknya di Media Sosial

0 32

BSINews, Jakarta — Deepfake adalah teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mampu menciptakan video atau suara palsu yang tampak sangat nyata. Teknologi ini bekerja dengan cara memanipulasi wajah dan suara seseorang, sehingga bisa menampilkan orang tersebut seolah-olah mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi.

Apa Itu Deepfake dan Dampaknya di Media Sosial

Awalnya, deepfake digunakan untuk tujuan positif seperti industri film dan hiburan misalnya menghadirkan kembali tokoh legendaris atau memperbaiki adegan tanpa aktor asli. Namun, di media sosial, teknologi ini justru sering disalahgunakan untuk penipuan, penyebaran hoaks, fitnah, hingga manipulasi politik.

Dampaknya sangat besar. Deepfake dapat menurunkan kepercayaan publik terhadap informasi digital, karena orang jadi sulit membedakan mana yang asli dan mana yang palsu. Bahkan, korban deepfake bisa mengalami pencemaran nama baik dan tekanan psikologis akibat video palsu yang beredar.

Untuk mencegah penyebaran misinformasi dan disinformasi, pengguna media sosial perlu:

  • Memeriksa sumber informasi dan keasliannya.

  • Melakukan crosscheck ke berbagai situs berita tepercaya.

  • Menggunakan alat pendeteksi media palsu berbasis AI.

  • Tidak langsung menyebarkan konten yang belum terverifikasi.

Baca Juga:Saat AI Makin Pintar, Siapa yang Menjaga Etika?

Dengan kesadaran digital yang baik, masyarakat bisa lebih bijak dan terlindungi dari dampak negatif teknologi deepfake. (Safika Rahman)

Leave A Reply

Your email address will not be published.