Universitas BSI Dorong Penguatan Kurikulum dan Keamanan Siber Lewat Rakornas APTIKOM 2025
BSINews, Bandar Lampung — Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi di bidang informatika. Melalui keikutsertaannya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) APTIKOM 2025 yang digelar di Ballroom Hotel Novotel Bandar Lampung, Kamis (9/10), UBSI berperan aktif dalam membahas arah kebijakan pendidikan dan tantangan keamanan siber di era kecerdasan buatan (AI).
Rakornas APTIKOM tahun ini menyoroti dua isu penting: transformasi pendidikan tinggi informatika dan peningkatan keamanan siber berbasis AI. Dalam sesi Professor Talk, hadir dua narasumber utama, yakni Prof. Drs. Heru Suhartanto dari Universitas Indonesia dan Prof. Dr. Suyanto dari Telkom University, yang membagikan pandangan strategis untuk memperkuat ekosistem pendidikan tinggi informatika di Indonesia.
Prof. Heru Suhartanto membahas topik “Guru Besar Infokom Mengabdi dan Jabatan Fungsional Lektor Kepala serta Guru Besar”. Ia menekankan pentingnya transparansi dan konsistensi dalam penilaian jabatan fungsional dosen serta kolaborasi antarguru besar untuk meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi.
Siap Hadapi Era AI, UBSI Mantapkan Kurikulum dan Keamanan Siber di Rakornas APTIKOM 2025
“Jabatan guru besar bukan hanya pencapaian akademik, tetapi juga tanggung jawab moral untuk membina, meneliti, dan berinovasi bagi kemajuan pendidikan tinggi informatika,” ujarnya.
Sementara itu, Prof. Suyanto mengangkat tema “AI Driven Cybersecurity: Building a Resilient IT Workforce”, dengan menyoroti meningkatnya ancaman siber akibat kemajuan AI, seperti AI-powered cyberattacks dan dark hat AI. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi harus mampu mempersiapkan tenaga TI yang tangguh dan adaptif terhadap ancaman digital di era kecerdasan buatan.
Agung Wibowo selaku, Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi UBSI kampus Sukabumi menilai bahwa forum tersebut memberikan wawasan penting bagi pengembangan kurikulum di lingkungan Universitas BSI sebagai Kampus Digital Kreatif.
“Materi yang disampaikan para guru besar sangat relevan dengan arah pengembangan pendidikan di UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif. Kami berfokus pada penerapan Outcome Based Education (OBE) serta peningkatan literasi AI dan keamanan siber agar lulusan kami siap bersaing di dunia kerja,” ungkapnya.
baca juga : APTIKOM Kalbar Tegaskan Komitmen dalam Rakornas APTIKOM 2025 di Lampung
Ia menambahkan, Rakornas APTIKOM menjadi ajang penting untuk memahami arah kebijakan akademik nasional dan memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam menghadapi tantangan transformasi digital.
“Kegiatan ini mendorong kami untuk terus menyesuaikan strategi pembelajaran dengan kebutuhan industri digital global,” tambahnya.
Rakornas APTIKOM 2025 menegaskan komitmen bersama perguruan tinggi informatika di seluruh Indonesia, termasuk Universitas BSI, untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas pendidikan, dan menyiapkan generasi profesional TI yang unggul, adaptif, dan berintegritas di era AI.