Digitalisasi Keuangan Kelompok Tani Lele Bekasi, UBSI Kampus Bekasi Hadirkan Aplikasi Odoo

0 11

BSINews, Bekasi – Transformasi digital kini tidak hanya menyentuh sektor industri besar, tetapi juga merambah usaha mikro di tingkat masyarakat. Salah satu buktinya terlihat dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilakukan dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bekasi dengan mengusung tema “Penerapan Platform Perangkat Lunak Bisnis Terpadu Aplikasi Odoo pada Mitra Kelompok Tani Lele.”

Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, di mana UBSI berupaya membantu masyarakat beradaptasi dengan teknologi digital, khususnya dalam pengelolaan administrasi dan keuangan kelompok tani.

Efisiensi Tata Kelola Melalui Aplikasi Odoo

Tim dosen dari program studi Informatika dan Sistem Informasi UBSI yang diketuai Ahmad Fauzi, dengan anggota Minda Septiani, Verra Sofica, dan Nila Hardi, bersama dua mahasiswa—Fikri Haikal Hera Gandhi dan Veronika Kristina Natalia—melaksanakan pelatihan dan pendampingan langsung kepada mitra, yakni Kelompok Tani Lele BP. Sumberjaya, yang berlokasi di Desa Sumberjaya, Kabupaten Bekasi.

Kelompok ini bergerak di bidang budidaya ikan lele, baik pembibitan maupun pembesaran. Sebelumnya, pencatatan keuangan dilakukan secara manual, yang kerap menimbulkan kendala dalam akurasi dan pelaporan. Melalui kegiatan ini, tim UBSI memperkenalkan aplikasi Odoo dengan fokus pada dua modul utama: Expense (pengeluaran) dan Invoice (penagihan).

Baca juga: UBSI Kampus Bekasi, Kampus yang Dukung Mahasiswanya Aktif dan Berprestasi

Ahmad Fauzi menjelaskan, penerapan sistem digital ini membantu kelompok tani meningkatkan efisiensi dan transparansi keuangan.

“Dengan sistem digital seperti Odoo, pencatatan keuangan bisa dilakukan otomatis dan akurat. Data tersimpan rapi, mudah diakses, dan membantu pengambilan keputusan yang lebih cepat,” ujarnya dalam keterangan rilis, Selasa (7/10).

UBSI Dorong Masyarakat Melek Teknologi

Kegiatan PkM ini juga mencakup sesi pelatihan, diskusi interaktif, serta evaluasi melalui kuesioner untuk mengukur pemahaman peserta. Hasilnya, para anggota kelompok tani mengaku terbantu karena proses pencatatan dan pelaporan kini menjadi lebih mudah dan transparan.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penerapan teknologi di masyarakat. Melalui penerapan aplikasi Odoo pada Kelompok Tani Lele, UBSI kampus Bekasi membuktikan peran aktifnya dalam mendorong transformasi digital di sektor pertanian dan perikanan agar semakin modern, efisien, dan berkelanjutan.(Siti Hafizah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.