Mahasiswa UBSI Bentuk Sekolah Berkarakter Anti-Bullying di SDN Selawangi
BSINews, Sukabumi – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Sekolah Berkarakter Anti-Bullying” di SDN Selawangi, Sukabumi. Kegiatan yang digelar pada Kamis (23/10) ini menjadi wujud nyata kontribusi mahasiswa tersebut dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan pendidikan dasar.
Mahasiswa UBSI Bentuk Sekolah Berkarakter Anti-Bullying
Pemilihan SDN Selawangi sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada hasil observasi dan komunikasi dengan pihak sekolah yang menunjukkan bahwa sebagian siswa masih memperlihatkan perilaku perundungan. Beberapa di antaranya berupa ejekan, olokan, serta tindakan fisik seperti mendorong atau memukul teman dengan alasan bercanda. Kondisi ini mendorong mahasiswa UBSI untuk memberikan edukasi dan pendampingan agar siswa memahami dampak negatif bullying serta pentingnya saling menghargai sesama.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan secara tatap muka dan dipandu oleh Ludra Izmahendra bersama rekan-rekannya sebagai narasumber. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman tentang definisi bullying, jenis-jenisnya, dampak yang ditimbulkan, hingga strategi pencegahan dan penanganan. Para siswa juga diajak menonton video edukatif agar pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami.
Ludza Izmahendra menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan wawasan tentang bahaya bullying, tetapi juga untuk menumbuhkan karakter positif di kalangan siswa sejak dini. Ia menekankan pentingnya membangun rasa empati dan menghargai perbedaan di lingkungan sekolah.
“Kami ingin para siswa menjadi agen perubahan di sekolah mereka, berani menolak segala bentuk kekerasan dan membangun budaya saling menghormati,” ujar, dari keterangan rilis yang diterima pada Rabu (29/10).
Baca juga : Mahasiswa UBSI Kampus Sukabumi Tanamkan Nilai Pancasila di SD Negeri Sukasari 1
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa aktif bertanya serta berbagi pengalaman mereka terkait perundungan di lingkungan sekolah. Di akhir sesi, mahasiswa menyampaikan pesan moral agar siswa selalu menanamkan sikap menghargai perbedaan dan saling mengingatkan ketika ada tindakan yang mengarah pada bullying.
Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berharap para siswa dapat memahami pentingnya membangun lingkungan sekolah yang aman dan harmonis. Upaya mahasiswa dalam kegiatan PkM ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda UBSI tidak hanya berkontribusi di bidang akademik, tetapi juga aktif menebarkan nilai-nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (Alisa)