UBSI Kampus Bogor Latih KWT RCR Sejahtera dalam Penjualan Produk Digital lewat Lynk.id

0 22

BSINews, Bogor – Dalam menghadapi era digital yang menuntut kemampuan adaptasi tinggi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan pelatihan digital marketing kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) RCR Sejahtera di Bogor. Pelatihan ini berfokus pada pemanfaatan *Lynk.id* sebagai platform untuk memasarkan produk digital hasil pertanian. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (18/10), di Gedung Madrasah Blok K–L, Susukan, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor.

UBSI dorong KWT RCR Sejahtera melek digital lewat pelatihan Lynk.id

Kegiatan ini turut menghadirkan Sugiono, dosen Program Studi Teknologi Informasi UBSI kampus Bogor, sebagai narasumber utama. Sugiono memaparkan cara praktis memanfaatkan *Lynk.id* untuk promosi dan penjualan produk digital seperti foto-foto hasil pertanian berupa sayur dan buah.

“Melalui *Lynk.id*, pelaku usaha dapat menampilkan produk secara menarik dan mudah diakses oleh pembeli. KWT dapat menggunakan platform ini untuk membangun branding produk, memperluas jangkauan pasar, serta meningkatkan daya jual hasil pertanian melalui visual yang profesional,” ujar Sugiono dalam keterangan tertulis, Senin (20/10).

Bilal Abdul Wahid, ketua pelaksana kegiatan Workshop yang juga dosen UBSI kampus Bogor, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dosen terhadap masyarakat.

“Pengabdian kepada masyarakat adalah bagian penting dari peran dosen. Melalui pelatihan ini, kami ingin membantu kelompok masyarakat, khususnya ibu-ibu KWT, agar dapat lebih melek digital dan mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan ekonomi keluarga,” tutur Bilal.

Baca juga : Go Digital! KWT RCR Sejahtera Bogor Dibekali Trik Pemasaran Online bersama UBSI dan Lynk.id.

Kegiatan ini merupakan wujud komitmen UBSI kampus Bogor dalam mendukung pemberdayaan masyarakat berbasis digital. Pelatihan ini diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat, khususnya kelompok wanita tani, untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan peluang bisnis digital. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan sertifikat kepada para peserta. (Indari Krisnayanti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.