UBSI Dorong Aparatur Bekasi Utara Jadi Pelayan Publik Cerdas Lewat Pelatihan Manajemen dan Etika Administrasi
BSINews, Bekasi-Dalam upaya mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efisien, responsif, dan berintegritas, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif akan menggelar kegiatan Pelatihan Manajemen Pelayanan Publik dan Etika Administrasi bagi Aparatur Kecamatan Bekasi Utara. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 11 Oktober 2025, bertempat di Ballroom Jayawijaya, Wisma BSI.
Pelatihan ini menjadi bentuk nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya
Baca juga: Dosen UBSI Berikan Pelatihan Pemanfaatan TikTok sebagai Media Promosi UMKM Rawa Panjang
Kegiatan ini diinisiasi oleh tim dosen Universitas BSI yang terdiri dari Ana Ramadhayanti, Dr. Iwan Asmadi, Zahra, Dhuha Safria, Yudha Julio Masdha, Dwi Aprilyani, dan Irvan Dwi Cahyo.
Mereka berkolaborasi untuk memberikan pelatihan yang berfokus pada peningkatan kompetensi aparatur dalam memberikan pelayanan publik yang profesional, beretika, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dalam lingkungan birokrasi.
Menurut Ana Ramadhayanti, selaku koordinator kegiatan, pelatihan ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam memperkuat kapasitas aparatur pemerintah daerah agar mampu menghadapi tantangan transformasi digital di sektor pelayanan publik.
“Pelayanan publik kini dituntut untuk lebih cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui pelatihan ini, kami ingin membantu aparatur memahami prinsip manajemen modern dan etika administrasi yang baik agar tercipta tata kelola pemerintahan yang efisien dan responsif,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Sabtu (11/10).
Lebih lanjut, Dr. Iwan Asmadi menambahkan bahwa kegiatan ini juga memperkenalkan konsep smart governance yang relevan dengan era digital saat ini.
“Kami mendorong peserta untuk memahami pentingnya digitalisasi dalam proses administrasi dan pelayanan publik. Dengan pemanfaatan teknologi informasi, aparatur bisa bekerja lebih efektif, akurat, dan akuntabel,” jelasnya.
Pelatihan ini dirancang secara interaktif, menggabungkan materi teoritis, studi kasus, dan simulasi praktik, agar peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam tugas sehari-hari. Materi yang disampaikan mencakup manajemen pelayanan publik berbasis data, penguatan etika birokrasi, hingga strategi komunikasi efektif dalam melayani masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian masyarakat. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berupaya menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan nyata di lapangan, terutama dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia aparatur pemerintahan daerah.
Baca juga: Dosen UBSI Tingkatkan Kesadaran Lingkungan Melalui Edukasi dan Inovasi Pengelolaan Sampah Organik
Melalui kegiatan ini, diharapkan para aparatur Kecamatan Bekasi Utara dapat memperluas wawasan, memperkuat nilai integritas, dan meningkatkan kompetensi digital dalam menjalankan fungsi pelayanan publik. Dengan begitu, tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan responsif bukan sekadar harapan, tetapi bisa terwujud secara nyata di tingkat masyarakat.