BSINews, Karawang – Momen penuh kehangatan hadir di tengah rangkaian Indonesia Cerdas Fest 2025 ketika kreativitas mahasiswa ditampilkan melalui Penampilan Akustik yang menghibur dan meninggalkan kesan mendalam. Kehadiran dua mahasiswi dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif menambah warna pada acara yang berlangsung meriah di Aula UBSI kampus Karawang, pada Kamis (30/10).
Seminar Indonesia Cerdas Fest 2025 Dihiasi Penampilan Akustik Penuh Makna
Suasana aula mendadak berubah menjadi lebih hangat dan harmonis ketika Jeslyn Kristina dan Naurah Sallsabila naik ke panggung. Dengan iringan gitar yang lembut dan vokal merdu, keduanya menyanyikan lagu “Terhebat” milik CJR dan “Laskar Pelangi” dari Nidji. Alunan nada yang familiar berpadu dengan lirik penuh semangat, membuat ratusan mahasiswa penerima beasiswa larut dalam momen kebersamaan dan refleksi diri.
Sebagai refreshing session di antara dua sesi talkshow, Penampilan Akustik Jeslyn Kristina dan Naurah Sallsabila menjadi ruang ekspresi bagi mahasiswa dalam menunjukkan kreativitas dan keberanian tampil di depan publik. Tidak hanya sekadar hiburan, aksi panggung ini juga merefleksikan semangat mahasiswa UBSI kampus karawang yang kreatif dan berani berekspresi.
“Ketika Jeslyn dan Naurah mulai bernyanyi, suasana langsung berubah. Lagu Laskar Pelangi mengingatkan kami tentang pentingnya bermimpi dan berjuang. Mereka membawakan pesan itu dengan sangat tulus,” ujar Hasan Basri dalam keterangan rilis, Kamis (06/11).
Hasan Basri selaku Kepala Kampus UBSI Karawang menegaskan bahwa musik dapat menjadi sarana pembentukan karakter.
“Dari sebuah lagu, kita belajar tentang harapan, perjuangan, dan solidaritas.” tegasnya
Penampilan sederhana namun berkesan ini dibuka dengan lagu “Terhebat”, yang mengisahkan perjalanan anak muda dalam meraih mimpi. Suara lembut Jeslyn Kristina berpadu harmonis dengan petikan gitar Naurah Sallsabila, menciptakan suasana syahdu yang mampu membangkitkan semangat para peserta.
Baca juga: Tari Jaipong Kembang Gadung Warnai Indonesia Cerdas Fest 2025 di UBSI Kampus Karawang
Selanjutnya, “Laskar Pelangi” menjadi puncak tampilannya. Para mahasiswa penerima beasiswa tampak ikut bernyanyi bersama. Beberapa bahkan menyalakan lampu ponsel, menciptakan atmosfer hangat dan penuh kebersamaan.
Naurah Sallsabila berharap musik yang dibawakan dapat menularkan optimisme bagi rekan-rekannya.
“Senang sekali bisa tampil di depan teman-teman kampus. Lagu-lagu yang kami bawakan menggambarkan semangat untuk bermimpi dan tidak menyerah,” ungkapnya.
Dalam konteks Indonesia Cerdas Fest 2025, penampilan ini memiliki makna lebih dari sekadar hiburan. Lagu-lagu yang dibawakan menyampaikan pesan mendalam tentang mimpi, keyakinan, dan ketekunan, sejalan dengan semangat acara yang menekankan pentingnya pendidikan, kreativitas, dan daya juang generasi muda.
Suhardi, salah satu moderator talkshow, menilai bahwa momentum seperti ini penting untuk menjaga energi positif mahasiswa di tengah padatnya kegiatan akademik.
“Laskar Pelangi mengingatkan saya pada masa awal kuliah. Pesannya kuat sekali: tetap bermimpi dan jangan menyerah,” ujarnya Suhardi.
Bagi peserta, penampilan akustik ini menjadi pengingat bahwa kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk memupuk bakat, membangun solidaritas, dan mengekspresikan kreativitas.
Menjelang akhir acara, tepuk tangan panjang menggema sebagai bentuk apresiasi terhadap penampilan Jeslyn Kristina dan Naurah Sallsabila. Antusiasme peserta begitu tinggi hingga beberapa di antaranya meminta lagu tambahan. Meski durasinya singkat, penampilan ini menjadi salah satu momen paling berkesan sepanjang gelaran Indonesia Cerdas Fest 2025.
Kehadiran mereka menegaskan bahwa kreativitas mahasiswa UBSI kampus Karawang tumbuh bukan hanya di ruang kelas, tetapi juga melalui seni dan ekspresi diri. Di balik harmoni nada dan lirik yang dinyanyikan, tersimpan pesan kuat tentang keberanian bermimpi dan berjuang.
Melalui momen penuh makna ini, UBSI Kampus Karawang sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang unggul, kreatif, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja serta industri digital. Semua itu dibangun dengan harmoni, semangat, dan keyakinan bahwa setiap mimpi dapat diwujudkan selama ada keberanian untuk mencoba.(Dina Olivia)