UBSI Kampus Kaliabang Latih Aparatur Kelurahan Kuasai Etika dan Teknologi Pelayanan Publik
BSINews, Bekasi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, melalui UBSI Kampus Kaliabang, menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Pengembangan Kompetensi Digital dan Etika Pelayanan bagi Petugas Front Office sebagai Upaya Peningkatan Kinerja Lingkungan Kecamatan Bekasi Utara.”
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (11/10) di Ballroom Jayawijaya Wisma BSI, Bekasi, diikuti oleh puluhan petugas front office dan staf pelayanan administrasi dari seluruh kelurahan di Kecamatan Bekasi Utara. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan aparatur publik dalam memberikan pelayanan yang profesional, cepat, dan berbasis teknologi digital.
UBSI Kampus Kaliabang Latih Aparatur Kelurahan Kuasai Etika dan Teknologi Pelayanan Publik
Dalam sambutannya, Camat Bekasi Utara Sumpomo Brama menyampaikan apresiasi kepada UBSI yang telah mendukung peningkatan kualitas aparatur pemerintahan.
“Pelayanan publik yang baik tak hanya bergantung pada teknologi, tapi juga pada sikap dan etika. Kami sangat mengapresiasi Universitas BSI karena turut mendukung peningkatan kompetensi pegawai kami melalui kegiatan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Apandi, Sekretaris Kecamatan Bekasi Utara sekaligus Ketua Pelaksana, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan profesionalitas aparatur kelurahan.
“Petugas front office adalah garda terdepan pelayanan publik. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan mereka mampu memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan berintegritas,” jelasnya.
Baca juga: Tanamkan Pemahaman AI Sejak Dini, Mahasiswa UBSI Kampus Bogor Edukasi Siswa SMP Negeri 14
Dari pihak kampus, Muhamad Tabrani, Kepala Kampus UBSI Kampus Kaliabang, menegaskan bahwa UBSI terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam penguatan kapasitas digital aparatur publik.
“UBSI tidak hanya berfokus pada pendidikan tinggi, tetapi juga ingin hadir langsung di tengah masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami membantu aparatur publik menguasai teknologi sekaligus memperkuat etika pelayanan,” tuturnya.
Pelatihan ini mencakup materi tentang penggunaan aplikasi digital pelayanan publik, komunikasi profesional di front office, serta simulasi penerapan etika dalam pelayanan masyarakat. Para peserta mengikuti seluruh sesi dengan antusias, terutama saat praktik langsung dan sesi tanya jawab bersama narasumber UBSI.
Melalui kegiatan ini, UBSI menegaskan perannya sebagai Kampus Digital Kreatif yang konsisten mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia di sektor pemerintahan menuju pelayanan publik yang modern, profesional, dan berintegritas.(Niken)