PKM UBSI Kampus Karawang Tanamkan Nilai-Nilai Pancasila Sejak Dini di SDN Nagasari VI

0 18

BSINews, Karawang – Menanamkan karakter kebangsaan pada generasi muda menjadi langkah penting dalam menjaga semangat persatuan dan moralitas bangsa. Kesadaran inilah yang mendorong mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi (SI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) untuk melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Nagasari VI Karawang Barat pada Rabu, (29/10).

Mahasiswa UBSI Kampus Karawang Wujudkan Pendidikan Karakter Lewat PKM

Dengan mengusung tema “Menanamkan Nilai-Nilai Pancasila Sejak Dini di Sekolah Dasar”, kegiatan ini diikuti oleh 40 siswa kelas 5 dan berlangsung selama dua jam pembelajaran. Kelompok mahasiswa yang terdiri atas Muhammad Ihsan Alfiansyah, Najwa Dinarjamilah, Nurul Najmia, Fahry Satriani Dedy, dan Muhammad Fauzi berperan aktif dalam menyampaikan materi serta membangun interaksi edukatif dengan siswa.

Menurut Muhammad Ihsan Alfiansyah, kegiatan ini berawal dari keprihatinan terhadap menurunnya pemahaman generasi muda mengenai makna Pancasila.

“Banyak anak hanya menghafal lima sila tanpa memahami bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin menumbuhkan kembali kesadaran itu dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami,” ujarnya dalam keterangan rilis, Kamis (30/10).

Kegiatan ini tidak semata memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menjadi wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang PKM. Mahasiswa UBSI kampus Karawang berupaya menegaskan kembali bahwa Pancasila bukan hanya dasar negara, melainkan pedoman moral yang perlu diterapkan dalam setiap tindakan, baik di sekolah maupun di rumah.

Baca juga: Deni Gunawan Hadirkan Kisah Inspiratif untuk Mahasiswa UBSI Kampus Karawang di Indonesia Cerdas Fest 2025

Dalam penyampaiannya, mahasiswa menjelaskan bahwa penerapan nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan melalui hal sederhana seperti berdoa sebelum belajar, memberi salam kepada guru, bersikap sopan, menghormati perbedaan, dan menghindari perundungan di sekolah.

“Melalui pembiasaan sikap-sikap sederhana itu, anak-anak belajar memahami makna sebenarnya dari Pancasila,” tutur Ihsan Alfiansyah.

Metode pembelajaran dibuat interaktif dan menyenangkan. Mahasiswa menggunakan pendekatan yang dikombinasikan dengan ice breaking, permainan edukatif, kuis berhadiah, serta diskusi kelompok agar siswa terlibat secara aktif.

Pendekatan yang digunakan para mahasiswa membuat suasana belajar menjadi hidup dan penuh antusiasme. Anak-anak tampak bersemangat menjawab pertanyaan dan menceritakan pengalaman mereka dalam menerapkan nilai-nilai Pancasila.

Salah satu kegiatan yang paling diminati adalah sesi tanya jawab interaktif, di mana siswa yang berani menjawab pertanyaan diberikan apresiasi berupa hadiah kecil. Cara ini terbukti efektif menumbuhkan semangat belajar sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya mendengar penjelasan, tapi juga ikut berpikir dan berpendapat,” jelas Ihsan Alfiansyah.

Selain memperkaya wawasan siswa, kegiatan ini juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Mereka belajar langsung bagaimana berinteraksi dengan anak-anak, menyampaikan materi edukatif, dan menghubungkan teori dengan praktik sosial di lapangan.

Kegiatan PKM ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Uci Lestari selaku wali kelas 5C SDN Nagasari VI, menyampaikan apresiasinya kepada mahasiswa UBSI kampus Karawang.

“Terima kasih kepada mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika Karawang yang sudah memberikan pembelajaran dengan cara yang menarik. Anak-anak terlihat antusias dan memahami nilai-nilai Pancasila dengan lebih baik,” ujarnya.

Baca juga: Workshop Digital Kreatif UBSI Kampus Karawang Pacu Inovasi Pelajar di Era AI

Hal senada disampaikan oleh Masitoh, guru SDN Nagasari VI, yang menilai kegiatan ini sangat bermanfaat bagi pembentukan karakter siswa.

“Kegiatan seperti ini sangat dibutuhkan di sekolah. Anak-anak perlu contoh nyata penerapan Pancasila agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang beretika dan menghargai perbedaan,” tuturnya.

Menjelang akhir kegiatan, mahasiswa dan para siswa berfoto bersama serta membuat konten edukatif bertema nilai-nilai Pancasila. Suasana hangat dan penuh keceriaan menjadi penutup kegiatan tersebut.

Sebagai kenang-kenangan, mahasiswa memberikan pensil bertuliskan “Tulis mimpimu dan wujudkan prestasi!” kepada para siswa sebagai simbol semangat belajar. Selain itu, mereka juga menyerahkan kue bolu kepada guru sebagai tanda terima kasih atas dukungan dan kerja sama pihak sekolah.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran siswa bahwa nilai-nilai Pancasila bukan sekadar hafalan, tetapi pedoman hidup yang harus diamalkan dalam setiap tindakan.

Melalui kegiatan PKM ini, UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif menunjukkan peran aktif mereka dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda. Pancasila menjadi dasar moral yang tidak lekang oleh waktu, bahkan semakin relevan di era digital yang penuh tantangan.

Mahasiswa UBSI menegaskan bahwa penerapan nilai Pancasila harus dimulai dari hal sederhana, dari ruang kelas, dan dari setiap anak bangsa. Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan cinta tanah air, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, beretika, serta siap menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa.(Dina Olivia)

Leave A Reply

Your email address will not be published.