UBSI Gelar Program “Merajut Toleransi Beragama” untuk Siswa MIS Nurul Falah Cihuni

0 42

BSINews, Tangerang – Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Merajut Toleransi Beragama di Indonesia,” pada (15/11). Kegiatan ini ditujukan bagi siswa kelas 5 dan 6 MIS Nurul Falah Cihuni, Kecamatan Pagedangan, Tangerang. Program ini dirancang untuk menanamkan nilai toleransi sejak dini, terutama bagi siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke sekolah umum yang lebih heterogen secara agama.

UBSI Beri Pemahaman Lebih Mengenai Nilai-Nilai Pancasila

Madrasah Ibtidaiyah merupakan lingkungan pendidikan yang relatif homogen dan fokus pada pendalaman agama Islam. Kondisi ini membuat siswa berkembang dengan baik secara spiritual, namun berpotensi membatasi pemahaman mereka mengenai keberagaman agama di Indonesia. Pada usia 10–12 tahun, masa transisi menuju jenjang pendidikan berikutnya, siswa perlu dibekali wawasan sosial agar dapat beradaptasi dengan lingkungan belajar yang multikultural.

Baca juga: UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat Lewat Pelatihan Website UMKM di Cikoko

Ketua tim PkM, Erika Agustina, menjelaskan bahwa program ini berangkat dari kebutuhan untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika kepada siswa.
“Ketika siswa memasuki sekolah umum yang memiliki keberagaman agama, penting bagi mereka memiliki keterampilan toleransi agar dapat berinteraksi secara sehat dan tidak diskriminatif,” ujarnya.

Program kreatif mahasiswa ini melibatkan 9 mahasiswa UBSI dan bekerja sama langsung dengan pihak MIS Nurul Falah Cihuni. Lokasi mitra yang berjarak 12 km dari Kampus BSI BSD dinilai sangat ideal untuk pelaksanaan program serta memudahkan koordinasi dengan pihak sekolah.

Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan Experiential Learning, di mana siswa terlibat aktif dalam diskusi, simulasi, dan role-playing empati. Selain itu, tim melakukan pengukuran Indeks Toleransi Siswa (ITS) melalui pre-test dan post-test untuk mengetahui efektivitas program.
Hasil pengukuran menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dari 31,83% pada pre-test menjadi 48,95% pada post-test, atau terjadi kenaikan 17,12% setelah mengikuti rangkaian kegiatan.

Baca juga: UBSI Kampus Solo Luncurkan SITUBA sebagai Wujud Pengabdian Kepada Masyarakat dalam Pengendalian TBC

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus berkomitmen menghadirkan kegiatan pengabdian yang berdampak pada masyarakat, sekaligus memberikan pengalaman belajar kontekstual bagi mahasiswa melalui implementasi nilai toleransi dan keberagaman dalam kehidupan bermasyarakat.(Chanunah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.