Mahasiswa UBSI Gelar Edukasi Anti-Bullying di SDN 09 Lenteng Agung, Ajak Siswa Sepakat Jadi Teman Baik

0 103

BSINews, Jakarta – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Tebarkan Kebaikan, Lawan Bullying” di SDN 09 Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (13/11) ini bertujuan mengajak siswa kelas 5 memahami dampak bullying dan menumbuhkan keberanian untuk berbuat baik melalui pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan.

Mahasiswa UBSI Gelar Edukasi Anti-Bullying 

Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh tim PKM UBSI yang terdiri dari Ellennya Lorin Samu Samu (ketua pelaksana), Amelia Febrianti, Bintang Neyla Apriliani, Difa Athifah Setianty, dan Zahirah Fauziyah, yang merupakan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI. Tim menghadirkan edukasi mengenai jenis-jenis bullying melalui metode presentasi, permainan edukatif, dan pembacaan janji anti-bullying.

Sebelum memberikan kalimat langsung, tim terlebih dahulu menjelaskan maksud kegiatan dan pendekatan yang digunakan kepada para siswa. Setelah itu, Ellenya menegaskan pentingnya pemahaman menyeluruh tentang perilaku perundungan.

“Kami berupaya menanamkan pemahaman kepada peserta didik bahwa bullying tidak semata-mata berkaitan dengan tindakan fisik, tetapi juga mencakup perilaku seperti ejekan, pengucilan, dan tidak dilibatkan dalam kegiatan kelompok. Melalui permainan edukatif seperti ‘kapal tenggelam,’ para siswa diajak merasakan dampak emosional ketika tidak diterima atau tidak dipilih. Harapannya, pengalaman tersebut dapat meningkatkan kepekaan sosial mereka serta menumbuhkan sikap inklusif, sehingga setiap siswa memahami pentingnya mengajak semua teman tanpa membeda-bedakan,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Rabu (19/11).

Kegiatan dimulai dengan pemaparan materi mengenai bentuk bullying, dampaknya terhadap teman sebaya, serta cara mencegahnya. Suasana kelas menjadi hidup melalui sesi tanya jawab berhadiah dan permainan kelompok “kapal tenggelam” yang dirancang untuk memberi pengalaman langsung kepada siswa terkait perasaan dikucilkan. Permainan tersebut menjadi medium efektif untuk menumbuhkan rasa empati dan pentingnya menghargai teman.

Baca juga : Tanamkan Pemahaman AI Sejak Dini, Mahasiswa UBSI Kampus Bogor Edukasi Siswa SMP Negeri 14

Setelah memahami materi, seluruh siswa membacakan janji anti-bullying sebagai bentuk komitmen pribadi untuk tidak melakukan perundungan dalam bentuk apa pun. Kegiatan ditutup dengan pembagian snack kepada peserta, menambah kesan hangat dan ramah dalam pelaksanaan PKM.

Pihak sekolah menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang diinisiasi mahasiswa UBSI. Mereka menilai edukasi anti-bullying sangat penting untuk membentuk karakter siswa agar mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kebaikan. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya menanamkan nilai positif bagi generasi muda. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.