Mahasiswa UBSI Tanamkan Nilai Gotong Royong dan Kemanusiaan untuk Dukung Pendidikan Digital Anak Panti Asuhan Aria Putra
BSINews, Jakarta – Mahasiswa Program Studi Teknologi Informasi Fakultas Teknik Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Panti Asuhan Aria Putra, Ciputat, pada Sabtu (15/11). Kegiatan yang mengusung tema “Implementasi Nilai Gotong Royong dan Kemanusiaan dalam Program Donasi dan Pelatihan Komputer” ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan digital bagi anak-anak panti asuhan yang selama ini terbatas oleh sarana pendukung pembelajaran.
Mahasiswa UBSI Tanamkan Nilai Gotong Royong dan Kemanusiaan
Program PKM ini berangkat dari keprihatinan terhadap ketimpangan akses teknologi yang kerap dialami remaja panti. Minimnya perangkat komputer membuat mereka kesulitan mengembangkan keterampilan dasar digital yang kini menjadi kebutuhan utama dalam dunia pendidikan.
Tim pelaksana yang terdiri dari Arip Padillah, Devi Mandiri, Malkhi Sandi Parihala, Muhammad Ridho Ramadhan, dan Muhammad Yusuf Firmansyah menaruh harapan besar terhadap kelanjutan manfaat kegiatan tersebut. Selama pelaksanaan kegiatan, para mahasiswa memberikan pelatihan komputer secara langsung dengan pendekatan yang ramah dan humanis.
Anak-anak diperkenalkan pada dasar sistem operasi, latihan mengetik, hingga penggunaan aplikasi Microsoft Office. Selain itu, proses pendampingan juga diisi dengan motivasi agar mereka tidak merasa tertinggal secara digital dan mampu membangun rasa percaya diri saat berhadapan dengan teknologi.
Setelah kegiatan berlangsung, salah satu anggota tim, Muhammad Ridho Ramadhan, menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan semangat belajar anak-anak. Ia menegaskan bahwa tujuan utama mereka adalah memberikan rasa percaya diri bagi anak-anak panti untuk memasuki dunia digital.
Baca juga : Mahasiswa UBSI Perkuat Pemahaman Ideologi Negara pada Generasi Muda di SMPIT Insan Tauhid School
“Kami ingin anak-anak di sini merasakan bahwa mereka juga berhak mendapatkan kesempatan belajar teknologi seperti anak-anak lainnya. Semoga pelatihan ini bisa menjadi langkah awal untuk membuka masa depan digital yang lebih baik,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Senin (17/11).
Kegiatan PKM ini menjadi bukti komitmen mahasiswa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam menerapkan nilai gotong royong dan kemanusiaan secara nyata. Sinergi antara pemberian sarana, pendampingan keterampilan, dan dorongan moral tersebut diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi anak-anak panti asuhan untuk berkembang sebagai generasi yang siap bersaing di era teknologi. (Alisa)