Mahasiswa UBSI Tanamkan Empati dan Solidaritas di Era Digital Lewat Kegiatan “The Human Connection”

0 73

BSINews, BekasiMahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dalam rangka mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) bertajuk “The Human Connection: Menyalakan Kembali Api Empati dan Solidaritas di Era Digital” yang berlangsung pada Minggu (7/12) di Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Mahasiswa UBSI Tanamkan Empati dan Solidaritas 

Kegiatan ini menyasar anggota Karang Taruna Perumahan Bumi Setia Insani sebagai peserta utama. Melalui program tersebut, mahasiswa UBSI mengajak generasi muda untuk kembali menumbuhkan nilai empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di tengah perkembangan teknologi digital yang kerap memengaruhi kualitas interaksi antarmanusia.

Pelaksanaan PKM dikemas dalam berbagai sesi tematik yang interaktif, di antaranya: Tantangan dan Peluang Kemanusiaan di Era Digital, Kemanusiaan Universal dalam Islam, Ta’awun Melalui Teknologi, Keadilan dan Inklusif Digital, serta Memerangi Hoaks dan Disinformasi Adalah Ibadah. Melalui rangkaian ini, peserta diajak memahami bahwa teknologi seharusnya menjadi sarana untuk memperkuat solidaritas dan kebermanfaatan bersama.

Menurut dosen pengampu mata kuliah PAI, Mutawakkil Faqih, kegiatan ini menjadi cara nyata dalam mengimplementasikan ajaran Islam di kehidupan modern.

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga menghidupkan nilai kemanusiaan dan keislaman di tengah masyarakat. Di era digital ini, empati dan solidaritas perlu terus dijaga agar kemajuan teknologi membawa manfaat bagi semua,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Senin (8/12).

Salah satu mahasiswa UBSI sekaligus anggota Karang Taruna, Salwa Nafilah, menyampaikan pengalamannya mengikuti program tersebut.

Baca juga : UBSI Siapkan Mahasiswa FTI Hadapi Era Digital Lewat Seminar Transformasi Digital 2025

Kegiatan ini sangat bermakna, karena kami belajar bagaimana teknologi bisa menjadi alat untuk menebar kebaikan. Kami juga jadi lebih sadar pentingnya menjaga etika digital dan saling peduli di dunia nyata maupun maya,” ungkapnya.

Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa UBSI menunjukkan bahwa pengabdian masyarakat bukan hanya bagian dari kewajiban akademik, tetapi juga wadah untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan kemanusiaan sesuai semangat rahmatan lil ‘alamin. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.