Perkuat Daya Saing Lulusan, Prodi Teknik Industri UBSI Matangkan Persiapan Sertifikasi PPIC
BSINews, Jakarta — Program Studi Teknik Industri Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan Pengarahan Sertifikasi Kompetensi Skema Perencanaan dan Pengendalian Produksi (PPIC) secara daring pada Rabu (10/12). Kegiatan ini digelar sebagai langkah strategis untuk menjembatani kesenjangan antara dunia akademik dan kebutuhan industri, serta mendorong lulusan memiliki legalitas kompetensi yang diakui secara profesional.
Prodi Teknik Industri UBSI Matangkan Persiapan Sertifikasi PPIC
Sesi pengarahan dipimpin oleh Eni Irfiani yang hadir menggantikan Miwan Kurniawan Hidayat, guna memastikan penyampaian materi tetap berjalan optimal. Dalam materinya, Eni Irfiani menegaskan pentingnya sertifikasi bagi penguatan kompetensi mahasiswa di bidang perencanaan dan pengendalian produksi.
“Sertifikasi kompetensi menjadi instrumen penting untuk memvalidasi keahlian lulusan di hadapan industri. Mahasiswa perlu menguasai teori sekaligus keterampilan praktis, termasuk penggunaan POM QM for Windows sebagai standar uji kompetensi,” jelasnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Kamis (11/12).
Baca juga : Workshop Sistem Otomasi Industri Persiapkan Mahasiswa Teknik Elektro UBSI Hadapi Sertifikasi
Kegiatan berlangsung dinamis dengan sesi diskusi interaktif. Mahasiswa aktif menggali informasi seputar mekanisme asesmen, mulai dari prosedur uji praktik hingga batas interaksi antara asesi dan asesor. Mereka juga mengajukan pertanyaan terkait ketentuan administratif dan logistik pelaksanaan sertifikasi, seperti integrasi sertifikasi sebagai syarat yudisium, pengambilan ijazah, hingga transparansi jadwal dan lokasi Tempat Uji Kompetensi (TUK).
Melalui kegiatan ini, Program Studi Teknik Industri UBSI menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang memiliki daya saing tinggi, baik secara akademis maupun kompetensi terstandar industri. Pengarahan sertifikasi PPIC menjadi salah satu langkah nyata UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendukung kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja berbasis teknologi dan sertifikasi profesional. (Alisa)