Mahasiswa UBSI Tanamkan Nilai Kebhinekaan Sejak Dini Lewat Kegiatan Toleransi di Sekolah Dasar
BSINews, Bekasi — Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan bertema Implementasi Sikap Toleransi di Lingkungan Sekolah Dasar. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (8/12) di SDN Bojong Rawalumbu VIII, Kota Bekasi, dan diikuti oleh siswa kelas 4 dengan tujuan memperkuat nilai toleransi dalam kehidupan sekolah maupun masyarakat melalui pendekatan interaktif dan kreatif.
Mahasiswa UBSI Tanamkan Nilai Kebhinekaan Sejak Dini
Dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan, Lukman Hakim, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Sila Ketiga Pancasila yang menekankan pentingnya persatuan. “Kami tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk menjadi agen perubahan yang menanamkan nilai toleransi langsung pada tingkat dasar,” ungkapnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Jumat (12/12).
Kegiatan diawali dengan asesmen pemahaman siswa mengenai konsep toleransi, kemudian dilanjutkan dengan berbagai sesi interaktif berbasis permainan edukatif. Para peserta diajak mengenal keberagaman melalui cerita, lagu daerah, hingga aktivitas praktis yang mudah dipahami anak-anak.
Kepala SDN Bojong Rawalumbu VIII, Siti Rahayu, menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. “Inisiatif mahasiswa UBSI sangat sejalan dengan visi sekolah kami dalam membangun karakter siswa yang menghargai keberagaman. Metode yang digunakan juga menyenangkan dan mudah diterima anak-anak,” ujarnya.
Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan. Salah satu siswa kelas 4 menyampaikan bahwa ia sangat senang belajar tentang toleransi sambil mengenal berbagai permainan dan lagu daerah.
Baca juga : UBSI Gelar Workshop Pembekalan Sertifikasi MikroTik Secara Daring untuk Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa
Ketua pelaksana, Putri Anggita Sari, berharap kegiatan ini mampu menciptakan lingkungan sekolah yang inklusif dan harmonis. Ia menjelaskan bahwa keberagaman seharusnya menjadi kekuatan yang memperkaya proses belajar siswa.
Kegiatan ditutup dengan deklarasi komitmen bersama siswa kelas 4 untuk terus mengamalkan sikap toleransi, baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Program ini menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam menanamkan nilai kebhinekaan sejak dini. (Alisa)