BSINews, Jakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan seminar bertajuk “Akselerasi Transformasi Digital dan Peningkatan Kompetensi Talenta Digital” pada Rabu (10/12), yang diikuti oleh mahasiswa Fakultas Teknik dan Informatika dari Program Studi Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Informatika. Acara ini dipandu oleh moderator Nining Suryani.
UBSI Dorong Talenta Muda Melaju di Era AI Lewat Seminar
Kegiatan ini digelar untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai percepatan transformasi digital dan pengembangan kompetensi talenta digital di tengah pesatnya perkembangan teknologi, termasuk Generative AI yang kini banyak dimanfaatkan di berbagai sektor.
Hadir sebagai narasumber, Eyla Alivia Maranny, Ketua Tim Pemberdayaan Talenta Digital Berkelanjutan dan Pengembangan Digital Talent Pool BPSDM Kominfo. Dalam paparannya, Eyla membahas konsep Generative AI, aspek etika dan keamanan, hingga peluang pemanfaatannya bagi mahasiswa. Ia menekankan pentingnya literasi digital, keamanan data, transparansi penggunaan teknologi, serta kemampuan adaptasi generasi muda terhadap perubahan teknologi yang cepat.
Seminar ini dibuka oleh Rahmat Adi Purnama, Dekan Fakultas Teknik dan Informatika. Rahmat menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan strategis untuk meningkatkan kualitas SDM. “Mahasiswa perlu terus mengembangkan kompetensi agar mampu bersaing secara global. Transformasi digital bukan hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga memanfaatkan peluang besar yang hadir bersama teknologi baru,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Jumat (12/12).
Baca juga : UBSI Siapkan Mahasiswa FTI Hadapi Era Digital Lewat Seminar Transformasi Digital 2025
Pada sesi diskusi, mahasiswa menunjukkan antusiasme tinggi melalui berbagai pertanyaan terkait strategi percepatan transformasi digital, kebutuhan soft skill di era digital, hingga prospek profesi seperti Game Developer dan IT Security di tengah berkembangnya teknologi AI. Interaksi tersebut menggambarkan kesiapan mahasiswa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, dalam menghadapi tantangan industri digital yang semakin kompetitif.
Acara ditutup dengan sesi dokumentasi serta pesan agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh demi memperkuat kompetensi di bidang teknologi informasi dan berkontribusi dalam ekosistem digital yang terus berkembang. (Alisa)