BSINews, Depok – Menyongsong perkembangan pesat Artificial Intelligence (AI) di industri kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Margonda menggelar seminar bertajuk Beyond AI Outlook 2026 “Creative Intelligence: Inovasi Desain dan Konten Menggunakan AI”. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kamis (18/12), dan terbuka bagi pelajar, guru, mahasiswa, serta masyarakat umum yang tertarik pada dunia digital kreatif.
UBSI Dorong Inovasi Desain Lewat Seminar AI Outlook 2026
Seminar ini dirancang sebagai forum edukatif untuk membahas peran AI sebagai alat pendukung kreativitas manusia dalam bidang desain dan konten digital. Melalui kegiatan ini, UBSI kampus Margonda mendorong pemahaman bahwa AI tidak hanya berfungsi sebagai teknologi otomatisasi, tetapi juga sebagai sarana inovatif untuk meningkatkan kualitas karya kreatif secara etis dan bertanggung jawab.
Kepala Kampus UBSI kampus Margonda, Taat Kuspriyono, menyampaikan pandangan institusi terkait pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan.
“UBSI terus berupaya mempersiapkan generasi muda agar mampu memanfaatkan kecerdasan buatan secara kreatif dan bertanggung jawab. AI harus dipahami sebagai mitra dalam proses berpikir dan berkarya, bukan sebagai pengganti kreativitas manusia,” ujarnya.
Selain itu, seminar ini menghadirkan Ibnu Alfarobi sebagai AI Specialist dan Partner of DICO, yang membahas tren pemanfaatan AI di ranah desain dan konten digital. Peserta diajak memahami strategi penggunaan AI untuk meningkatkan kualitas visual, efektivitas produksi konten, serta daya saing karya kreatif di era digital.
Baca juga : Seminar Akselerasi Transformasi Digital UBSI Kampus Karawang Hadirkan Alumni Inspiratif
Diskusi juga mengulas tantangan etika dan batasan kreativitas dalam penggunaan kecerdasan buatan. Melalui dialog antara akademisi dan praktisi, peserta diharapkan memperoleh sudut pandang yang komprehensif mengenai peluang dan risiko penerapan AI di industri kreatif.
Melalui penyelenggaraan seminar ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendorong inovasi berbasis teknologi serta meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi transformasi digital menuju 2026. (Alisa)