Dasar Sistem Informasi Menguatkan Literasi Digital Pelajar MA Ghoyatul Jihad
BSINews, Karawang – Sosialisasi bertema literasi digital sistem informasi kembali digelar oleh mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang sebagai bagian dari program pengabdian masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (31/10) di MA Ghoyatul Jihad dan berada di bawah bimbingan Jarkasih, selaku dosen UBSI kampus Karawang.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, menerjunkan tujuh mahasiswa dalam kegiatan tersebut, yakni Muhamad Aufaa Yaafi Sulaeman, Ammar Zahran Herlambang, Muhammad Excel Mutaki, Franciskus Mikki, Eka Prasetio, dan M. Rafli Hardiansyah. Program ini bertujuan memperluas pemahaman pelajar mengenai teknologi informasi yang kini menjadi fondasi penting dalam dunia pendidikan maupun industri.
Penjelasan Sistem Informasi dalam Bahasa yang Mudah Diakses
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa UBSI kampus Karawang memperkenalkan konsep dasar sistem informasi, manfaatnya di era digital, serta peluang karier di bidang teknologi. Materi disampaikan secara runtut dengan bahasa yang sederhana agar mudah dipahami oleh siswa dan siswi MA Ghoyatul Jihad, khususnya bagi mereka yang masih baru mengenal terminologi teknologi informasi.
Selain itu, para pemateri menjelaskan bahwa sistem informasi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan komputer, tetapi juga mencakup proses pengelolaan data sebagai dasar pengambilan keputusan.
“Kami ingin adik-adik memahami bahwa teknologi bukan sesuatu yang sulit. Justru dengan memahaminya sejak dini, mereka bisa lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ucap Ammar Zahran Herlambang dalam keterangan rilis, Sabtu (01/11).
Baca juga: Kuliah Hemat di Era Digital bersama UBSI Kampus Karawang
Penjelasan materi disertai contoh penerapan sistem informasi dalam kehidupan sehari-hari, seperti penggunaan aplikasi absensi digital, sistem pemesanan makanan, hingga pengelolaan perpustakaan berbasis teknologi. Pendekatan ini membantu pelajar memahami bahwa sistem informasi sangat dekat dengan aktivitas mereka.
Meski demikian, kegiatan sosialisasi tidak berlangsung satu arah. Para siswa tampak antusias mengajukan pertanyaan seputar cara kerja sistem informasi serta peran teknologi dalam meningkatkan efisiensi pekerjaan. Antusiasme ini menunjukkan ketertarikan pelajar terhadap dunia teknologi sejak dini.
Untuk memperkuat pemahaman, mahasiswa UBSI kampus Karawang juga menghadirkan demonstrasi aplikasi web sederhana yang menggambarkan proses pengolahan dan penyajian data dalam sistem informasi. Demonstrasi tersebut membuat konsep yang sebelumnya abstrak menjadi lebih konkret dan mudah dipahami.
Begitu pula dengan sesi kuis singkat yang digelar di akhir pemaparan. Suasana kelas menjadi lebih hidup ketika siswa berlomba menjawab pertanyaan. Pemberian hadiah kecil menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi belajar bagi peserta.
Guru pendamping MA Ghoyatul Jihad mengapresiasi metode penyampaian yang dilakukan mahasiswa UBSI kampus Karawang.
“Materi yang dibawakan sangat menarik dan mudah dicerna. Anak-anak terlihat lebih percaya diri untuk bertanya karena pendekatan yang digunakan sangat ramah,” ujarnya.
Dalam sesi penutup, mahasiswa menegaskan pentingnya pemahaman sistem informasi sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat. Literasi digital dinilai tidak hanya penting bagi calon mahasiswa teknologi informasi, tetapi juga bagi seluruh generasi muda di berbagai bidang.
Baca juga: HIMASIA UBSI Kampus Karawang Tingkatkan Kompetensi Mahasiswa dalam Workshop ABSS
Menurut Jarkasih, edukasi teknologi sejak dini memiliki dampak yang signifikan.
“Memberikan pemahaman teknologi sejak sekolah adalah langkah penting agar siswa tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga memahami cara kerja teknologi,” ucapnya.
Pihak MA Ghoyatul Jihad berharap kolaborasi dengan UBSI kampus Karawang dapat terus berlanjut melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan lanjutan. Mereka menilai program ini mampu meningkatkan kesiapan siswa menghadapi pendidikan berbasis digital.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, UBSI kampus Karawang kembali menegaskan perannya dalam memperkuat literasi digital di lingkungan sekolah. Kegiatan edukatif tersebut tidak hanya memperluas wawasan pelajar, tetapi juga menumbuhkan minat dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi dunia kerja dan industri digital yang terus berkembang.(Dina Olivia)