Beyond AI Outlook 2026 Ajak Generasi Muda Siap Hadapi Tantangan Era Kecerdasan Buatan

0 40

BSINews, Cibitung – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang kian pesat menuntut generasi muda untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memahami dan memanfaatkannya secara cerdas dan bertanggung jawab. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cibitung menggelar kegiatan Beyond AI Outlook 2026 sebagai wadah edukatif dan inspiratif bagi generasi muda dalam menghadapi era AI.

Beyond AI Outlook 2026 di UBSI Kampus Cibitung Dorong Generasi Muda Melek AI untuk Pendidikan dan Bisnis Masa Depan

Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (17/12), bertempat di Aula UBSI kampus Cibitung, ini mengusung tema “Intelligent Innovation for Business Growth & Future Learning”. Acara tersebut diikuti oleh pelajar, mahasiswa, guru, serta masyarakat umum yang antusias memperdalam pemahaman mengenai peran AI dalam dunia pendidikan dan bisnis masa depan.

Beyond AI Outlook 2026 merupakan bagian dari Program CeriM AI (Cerdas & Mahir AI) yang menargetkan pelatihan AI bagi 5.000 guru dan 10.000 siswa/mahasiswa di seluruh Indonesia. Program ini menjadi wujud komitmen UBSI dalam meningkatkan literasi dan keterampilan digital yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Kepala Kampus UBSI kampus Cibitung, Dian Ardiansyah dalam keynote speech-nya menegaskan bahwa AI bukan lagi sekadar tren, melainkan kompetensi penting yang harus dikuasai generasi masa kini.

“AI tidak bisa dihindari. Yang perlu kita lakukan adalah mempersiapkan diri agar mampu memanfaatkannya secara positif dan produktif. UBSI berkomitmen membekali mahasiswa dan masyarakat dengan literasi serta keterampilan AI yang aplikatif,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Jumat (19/12).

Ia menambahkan bahwa AI seharusnya dipandang sebagai alat bantu untuk meningkatkan efektivitas dan kreativitas manusia, bukan sebagai ancaman. Melalui kegiatan ini, UBSI ingin mendekatkan AI kepada generasi muda agar lebih mudah dipahami dan dimanfaatkan secara bijak.

Acara ini juga menghadirkan Nicodias Palasara AI Specialist, yang memaparkan pemanfaatan AI secara praktis dalam kehidupan sehari-hari dan dunia pendidikan. Menurutnya, literasi AI perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis AI.

“AI bisa digunakan oleh siapa saja, tidak terbatas pada programmer, selama kita memahami cara penggunaannya dengan tepat dan bertanggung jawab,” jelasnya.

Baca juga : UBSI Kampus Cibitung Gelar Beyond AI Outlook 2026, Bekali Generasi Muda Hadapi Transformasi Era AI

Sementara itu, Nurul Ichsan, CMO DICO sekaligus AI Enthusiast, membahas peran strategis AI dalam dunia bisnis. Ia menekankan bahwa AI kini menjadi alat penting untuk meningkatkan daya saing usaha.

“AI membantu pelaku bisnis menganalisis data lebih cepat, memahami perilaku konsumen, dan mengambil keputusan yang lebih akurat. Bisnis yang tidak beradaptasi dengan AI berisiko tertinggal,” ungkapnya.

Kegiatan ini dipandu oleh Farida Berlian Ubaydila Putri dan Zaskia Julianti Anjani sebagai Master of Ceremony yang berhasil menciptakan suasana acara santai namun tetap profesional. Antusiasme peserta terlihat dari sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Salah satu peserta, Alea (18), mahasiswa UBSI kampus Cibitung, mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dari kegiatan ini.

“Selama ini saya hanya menggunakan AI sebagai tools biasa. Dari acara ini saya jadi lebih paham bagaimana AI bisa dimanfaatkan untuk bisnis dan pengembangan diri,” ujarnya.

Selain materi dan diskusi, peserta juga memperoleh berbagai fasilitas seperti gratis registrasi, materi premium, doorprize, serta e-sertifikat. Pada kesempatan tersebut, UBSI kampus Cibitung turut memperkenalkan berbagai program beasiswa, di antaranya Beasiswa Jalur Undangan, Beasiswa Talenta Digital, dan Beasiswa Indonesia Juara, sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan tinggi yang inklusif.

Melalui penyelenggaraan Beyond AI Outlook 2026, UBSI menegaskan perannya sebagai Kampus Digital Kreatif yang aktif mendorong inovasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga siap bersaing di era digital yang terus berkembang. (Indari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.