Siap Hadapi Tantangan Digital: UBSI Gelar Workshop ERP, Cetak Talenta Unggul Sistem Informasi
BSINews, Jakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, baru-baru ini menyelenggarakan Workshop dan Uji Kompetensi Enterprise Resource Planning (ERP), sebuah inisiatif penting untuk membekali mahasiswanya dengan pemahaman mendalam tentang sistem informasi terintegrasi yang krusial bagi dunia bisnis modern. Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan transformasi digital yang terselenggarakan pada Jum’at (19/12).
Siap Hadapi Tantangan Digital: UBSI Gelar Workshop ERP, Cetak Talenta Unggul Sistem Informasi
ERP sendiri didefinisikan sebagai sebuah sistem informasi terintegrasi yang digunakan untuk mengelola dan mengoordinasikan berbagai proses bisnis utama dalam sebuah perusahaan. Sistem ini mencakup bidang keuangan, sumber daya manusia, produksi, logistik, penjualan, dan pengadaan dalam satu platform terpadu. Dengan ERP, data dari seluruh departemen tersimpan dalam satu basis data yang sama, memastikan alur informasi yang lebih konsisten dan real-time.
Manfaat utama penerapan ERP dalam bisnis meliputi standarisasi proses bisnis agar berjalan sesuai prosedur baku, integrasi antar departemen yang efektif sehingga mengurangi silo informasi, serta peningkatan akurasi dan efisiensi proses bisnis. Hal ini tercapai berkat minimnya duplikasi data dan kesalahan manual dalam pengolahan informasi.
Fernando perwakilan dari panitia penyelenggara workshop menyatakan,
“Kami berharap, setelah mengikuti workshop ini, mahasiswa memiliki wawasan yang lebih luas tentang konsep dan peluang karier di bidang ERP, termotivasi untuk mengembangkan kompetensi yang relevan, serta siap beradaptasi dengan kebutuhan industri dan tantangan transformasi digital di masa depan.” ujarnya dalam keterangan rilis Jum’at (19/12).
Baca Juga :UBSI Gandeng PT Jidoka, Mahasiswa Pelajari Penerapan ERP Berbasis Industri
Implementasi aplikasi ERP di perusahaan biasanya melalui beberapa tahapan, mulai dari analisis kebutuhan bisnis, pemilihan vendor atau platform ERP seperti SAP, Oracle, atau Odoo, perancangan ulang proses bisnis (business process reengineering), konfigurasi sistem, migrasi data, hingga pelatihan pengguna dan tahap go-live. Meskipun menawarkan banyak keuntungan, implementasi ERP juga memiliki tantangan, termasuk biaya investasi yang relatif besar, resistensi perubahan dari pengguna, kompleksitas penyesuaian proses bisnis dengan sistem ERP, serta risiko kegagalan proyek jika manajemen perubahan dan perencanaan tidak dilakukan dengan baik.
Dari sisi sumber daya manusia, implementasi dan pengelolaan ERP membutuhkan individu yang memiliki kombinasi kemampuan teknis dan non-teknis, seperti pemahaman proses bisnis, kemampuan analisis sistem, penguasaan aplikasi ERP, serta keterampilan komunikasi dan kerja tim. Untuk mahasiswa yang ingin siap terjun di bidang ERP, diperlukan kemampuan dasar di bidang sistem informasi, akuntansi atau manajemen bisnis, pemodelan proses bisnis, serta pemahaman database dan teknologi informasi. (Sfkrhm)