Dari Zoom ke Panggung Nasional, PKM dan Mimpi Mahasiswa UBSI yang Nggak Mau Biasa-Biasa

0 34

BSINews, Jakarta – Ada satu fase dalam hidup mahasiswa yang sering terasa sunyi tapi menentukan. Bukan soal skripsi, bukan pula soal IPK, melainkan momen ketika ide-ide di kepala mulai bertanya pelan, “Ini mau dibawa ke mana?” Di titik itulah Program Kreativitas Mahasiswa atau PKM, biasanya datang sebagai undangan yang menggoda sekaligus bikin gentar.

Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digial Kreatif tampaknya paham betul kegelisahan itu. Maka pada Kamis, 15 Januari 2026, UBSI memilih membuka ruang dialog lewat Sosialisasi PKM 2026 yang digelar secara daring via Zoom. Tidak ada aula megah, tidak ada kursi empuk berderet. Hanya layar, koneksi internet, dan mahasiswa yang diam-diam menyimpan mimpi untuk melangkah lebih jauh dari sekadar tugas kuliah.

Baca juga: Menuju PKM-K dan P2MW 2026, UBSI Gelar Sosialisasi Kewirausahaan untuk Mahasiswa

PKM memang bukan program sembarangan. Di sana, ide diuji, proposal dipertaruhkan, dan keberanian mahasiswa diadu di level nasional. Lewat sosialisasi ini, mahasiswa diajak memahami peta besarnya. Mulai dari skema PKM yang beragam, mekanisme pengajuan proposal, sampai trik meramu gagasan agar tidak hanya lolos pendanaan, tapi juga punya daya saing. Singkatnya, bagaimana cara mengubah keresahan jadi karya yang masuk akal dan berdampak.

Menariknya, UBSI tidak menyerahkan urusan ini pada satu suara saja. Lima nama dihadirkan sebagai narasumber, antara lain Diah Ayu Ambarsari, Cep Adiwihardja, Asep Sayfulloh, Rachmat Suryadithia, dan Riswandi Ishak. Mereka bukan sekadar pengisi materi, tapi orang-orang yang sudah kenyang asam garam PKM. Dari kegagalan proposal sampai strategi bertahan di arena kompetisi, semua dibagi tanpa tedeng aling-aling.

Bagi mahasiswa, sesi seperti ini sering jadi momen “oh ternyata bisa”. Bisa meneliti, bisa berwirausaha, bisa mengabdi ke masyarakat dengan cara yang lebih terstruktur. PKM tidak lagi terlihat sebagai program elitis milik segelintir mahasiswa super ambisius, tapi sebagai ruang belajar bagi siapa pun yang mau mencoba dan siap jatuh-bangun.

Lewat sosialisasi PKM 2026 ini, UBSI seolah ingin menyampaikan pesan sederhana. Kampus tidak hanya tempat menimba teori, tapi juga laboratorium mimpi. Di sanalah mahasiswa belajar mengasah ide, berdebat dengan logika, lalu menawarkan solusi untuk masalah nyata di luar sana.

Baca juga: Siap Jadi Pengusaha Muda, Mahasiswa Dibekali Strategi PKM-K dan P2MW 2026

Pada akhirnya, PKM bukan cuma soal proposal yang lolos atau tidak. Ia adalah proses pendewasaan. Tentang keberanian menuangkan ide, menerima kritik, dan tetap berjalan meski hasilnya belum tentu sesuai harapan. Dan mungkin, dari sebuah Zoom Meeting sederhana itu, akan lahir karya-karya yang kelak membuat mahasiswa UBSI berkata, “Dulu aku pernah nekat mencoba.”

Leave A Reply

Your email address will not be published.