Kuliah Disebut Scam, Tapi yang Benar-Benar Menipu Itu Ekspektasi

0 110

BSINews, Bekasi – Belakangan ini, linimasa terasa makin sinis. Ada satu kalimat yang beredar seperti mantra kekecewaan kolektif, kuliah itu scam. Alasannya beragam. Biaya mahal, gelar menumpuk, tapi pekerjaan seret. Ada pula yang membandingkan bangku kuliah dengan kisah sukses instan para konten kreator yang viral sebelum wisuda atau bahkan tanpa ijazah sama sekali.

Narasi ini cepat menyebar karena satu hal, ia lahir dari rasa lelah. Lelah melihat realitas yang tidak seindah brosur kampus. Lelah mendengar janji masa depan cerah yang tak selalu datang tepat waktu. Tapi menyebut kuliah sebagai penipuan sesungguhnya terlalu menyederhanakan masalah yang jauh lebih kompleks.

Baca juga: Kuliah Tidak Harus Mahal, Kampus Unggul Kini Bisa Diakses Mulai Rp430 Ribu per Bulan

Sejak awal, kuliah tidak pernah menjanjikan hidup serba cepat. Ia bukan mesin pencetak kekayaan instan, bukan jalan pintas menuju kemapanan. Kuliah adalah proses panjang membentuk cara berpikir, melatih kedewasaan, disiplin, dan kemampuan bertahan di dunia yang terus berubah. Jika yang dibayangkan dari kuliah hanyalah gaji besar sesaat setelah wisuda, maka yang keliru bukan pendidikannya, melainkan harapannya.

Namun kritik itu tidak sepenuhnya salah. Ada kampus yang tertinggal, kurikulumnya jauh dari kebutuhan dunia kerja, dan menjadikan mahasiswa sekadar penonton teori. Dari ruang-ruang kelas seperti inilah kekecewaan tumbuh, lalu berubah menjadi kesimpulan pahit bahwa kuliah hanyalah buang-buang uang.

Di titik inilah Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif mengambil posisi yang berbeda. Bukan membantah sinisme dengan slogan kosong, tetapi menjawabnya dengan sistem yang lebih masuk akal. Kuliah, menurut UBSI, harus relevan, terjangkau, dan berpijak pada realitas. Kepala Kampus UBSI Kampus Kaliabang, Bekasi, Muhamad Tabrani menyampaikan sikap itu dengan lugas.

“Pendidikan tinggi tidak boleh menjauh dari kehidupan nyata. Kuliah harus membantu mahasiswa bertumbuh, bukan justru membebani. Karena itu UBSI berupaya menghadirkan pendidikan yang berkualitas, relevan dengan dunia kerja, dan tetap bisa dijangkau oleh banyak lapisan masyarakat,” ujarnya.

Dengan status Terakreditasi Unggul, UBSI memilih jalan yang tidak elitis. Biaya kuliah dibuat terjangkau dan dapat dicicil, agar pendidikan tidak menjadi hak eksklusif mereka yang beruntung secara ekonomi. Di sini, kualitas tidak diukur dari mahalnya uang pangkal, tetapi dari keseriusan membekali mahasiswa dengan ilmu dan keterampilan yang benar-benar dipakai setelah lulus.

“Kurikulum di UBSI dirancang agar tidak hidup di masa lalu. Mahasiswa diajak berhadapan dengan praktik, proyek, dan kasus nyata. Mereka dilatih berpikir kritis, adaptif terhadap teknologi, dan memahami etika kerja. Ijazah bukan tujuan akhir, melainkan hasil dari proses belajar yang relevan dengan kehidupan,” ungkapnya.

Bagi mereka yang sudah bekerja, UBSI Kampus Kaliabang juga menyediakan kelas karyawan. Ini bukan sekadar opsi jadwal, tetapi pernyataan sikap bahwa pendidikan seharusnya menyesuaikan hidup manusia, bukan sebaliknya. Orang tetap bisa bekerja, tetap mencari nafkah, sambil memperkuat masa depannya melalui pendidikan.

“Kuliah memang tidak menjamin semua orang sukses. Ia tidak menghapus masalah hidup. Tapi pendidikan yang dijalankan dengan benar memberi modal penting: cara berpikir, jejaring, ilmu, dan peluang bertumbuh. Di dunia yang berubah cepat, modal ini sering kali menjadi pembeda antara mereka yang bertahan dan mereka yang tertinggal,” kata Tabrani.

Narasi kuliah itu scam mungkin laku di media sosial. Tapi masa depan tidak dibangun dari konten viral. Ia dibangun dari proses panjang, pilihan sadar, dan keberanian mengambil jalan yang rasional.

“UBSI hadir untuk menunjukkan bahwa kuliah bisa tetap relevan, fleksibel, dan manusiawi. Bahwa pendidikan tidak harus mahal untuk bermutu. Dan bahwa mimpi anak muda tidak seharusnya gugur hanya karena sistem yang tidak adil,” pungkasnya.

Baca juga: Kuliah Teknik Industri Tanpa Harus Jadi Anak Bengkel, Ini Fakta yang Jarang Dibahas

Bagi kamu yang masih ragu melanjutkan kuliah, mungkin pertanyaannya bukan perlu atau tidak, melainkan di mana dan dengan sistem seperti apa. UBSI Kampus Kaliabang membuka ruang itu, ruang belajar yang realistis, terjangkau, dan berpihak pada masa depan. Karena pendidikan, bila dijalankan dengan tanggung jawab, bukan penipuan. Ia adalah jembatan. Dan setiap orang berhak memilih jembatan yang paling masuk akal untuk hidupnya.

Informasi pendaftaran mahasiswa baru, program studi, kelas karyawan, dan skema pembiayaan UBSI Kampus Kaliabang dapat diakses melalui kanal resmi UBSI di https://bsi.ac.id/ atau langsung datang ke kampus. Masa depan tidak harus ditunda hanya karena ragu yang dipelihara terlalu lama.

Leave A Reply

Your email address will not be published.