Sukabumi Connect 2026: Jembatani Mahasiswa dan UMKM ke Era Digital, Bukakan Peluang Ekonomi Kreatif

0 43

BSINews, Sukabumi – Komunitas Diaspora Muda Visioner Penggerak Nasional (MVPN) meluncurkan program “Sukabumi Connect to the World 2026” yang digelar pada Kamis (29/1) bertempat di Aula Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi, Jalan Cemerlang No. 08, Sukakarya, Kota Sukabumi. Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk menjembatani mahasiswa dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menghadapi transformasi digital sekaligus membuka peluang nyata di sektor ekonomi kreatif.

Perkuat Literasi Digital Mahasiswa dan UMKM Sukabumi

Program ini merupakan bentuk komitmen MVPN dalam memperluas diseminasi pengetahuan digital yang selama ini belum merata di wilayah Sukabumi. Melalui kolaborasi dengan berbagai mitra teknologi, peserta Sukabumi Connect 2026 diperkenalkan pada inovasi digital terkini serta strategi pengembangan ekonomi kreatif yang relevan dengan kebutuhan zaman. Diharapkan, peserta mampu mengidentifikasi peluang baru untuk pengembangan diri maupun peningkatan skala usaha.

Ketua Pelaksana MVPN, Indra Aris Oktariawan, menyampaikan bahwa forum ini hadir sebagai jembatan akses pengetahuan digital bagi generasi muda dan pelaku UMKM.

“Forum ini hadir untuk membuka akses pengetahuan digital yang sebelumnya belum tersentuh di Sukabumi,” ujarnya. Menurutnya, kolaborasi dengan mitra teknologi menjadi kunci agar peserta memperoleh pemahaman mendalam mengenai inovasi digital dan strategi ekonomi kreatif yang aplikatif.

Selain itu, kegiatan ini juga menggandeng Bank UOB untuk memberikan pembekalan terkait manajemen keuangan profesional. Materi ini ditujukan bagi mahasiswa dan pelaku UMKM agar mampu mengelola keuangan usaha dengan lebih baik, meningkatkan skala bisnis, serta menyiapkan produk agar siap bersaing di pasar global.

Baca juga: LPPM UBSI Kampus Sukabumi Gelar Diseminasi Hybrid, Pameran Poster Perkuat Visibilitas Riset dan PKM 2025

Perwakilan mitra dari PT LT Askara Indonesia, Aldi Rinaldi, menegaskan bahwa Sukabumi memiliki potensi besar, khususnya dari sisi pemuda dan kreativitas.

“Sukabumi punya potensi besar, terutama dari segi pemuda dan kreativitasnya. Acara ini memperlihatkan bagaimana teknologi, mulai dari desain hingga manajemen finansial, dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan,” tuturnya.

Aldi juga membagikan tiga kunci utama bagi generasi muda dalam menghadapi era digital, yakni mental yang kuat, kemauan untuk bereksplorasi, dan keberanian untuk memulai.

“Di dunia digital, salah itu wajar. Yang penting punya mental kuat, mau mencoba hal baru, dan berani memulai. Ide bisa banyak, tapi kalau tidak dimulai, peluang akan hilang,” tegasnya. Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran serta motivasi untuk membangun ekosistem digital secara mandiri.

Kolaborasi Kampus, Mitra Teknologi, dan Perbankan Dorong Ekonomi Kreatif

Pelaksanaan Sukabumi Connect 2026 di lingkungan UBSI menegaskan peran kampus sebagai pusat pembelajaran dan kolaborasi. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif tidak hanya menyediakan fasilitas kegiatan, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam pengembangan keterampilan digital yang selaras dengan kebutuhan industri.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat langsung mempraktikkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, sementara pelaku UMKM mendapatkan wawasan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan usaha serta menciptakan produk yang memiliki daya saing global.

Baca juga: Ketika Desain Digital dan Uang Bertemu, Sukabumi Siapkan Generasi Muda Hadapi Dunia Nyata

Secara keseluruhan, Sukabumi Connect 2026 mendorong generasi muda untuk memiliki mental tangguh, rasa ingin tahu, serta keberanian dalam memulai langkah baru. Kesalahan dipandang sebagai bagian dari proses pembelajaran, sementara ide-ide inovatif didorong untuk segera diwujudkan melalui aksi nyata. Dengan terus bereksplorasi dan berlatih, generasi muda diharapkan mampu memaksimalkan peluang digital guna mengembangkan diri, membangun usaha, dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Sukabumi dan sekitarnya.

Menutup kegiatan, Indra Aris Oktariawan menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh peserta.
“Cukup satu pesan saya: terbang tinggi dan sentuh langit,” pungkasnya, menekankan pentingnya kepercayaan diri dan semangat inovasi untuk meraih kesuksesan di tingkat global.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.