Sukabumi Connect to the World Ungkap Desain Digital sebagai Kunci Ekonomi Kreatif dan Peluang Nyata

0 36

BSINews, Sukabumi – Gelaran “Sukabumi Connect to the World” yang diselenggarakan di Aula Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi, Jalan Cemerlang No. 08, Sukakarya, Kota Sukabumi, pada Kamis (29/1), berhasil memantik kesadaran akan peran vital desain digital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Forum diskusi dan pembelajaran ini mempertemukan mahasiswa, pelaku UMKM, serta masyarakat umum untuk menggali lebih dalam bagaimana desain digital tidak hanya menjadi sarana ekspresi kreatif, tetapi juga kompetensi strategis yang membuka peluang ekonomi nyata.

Desain Digital sebagai Aset Strategis di Era Ekonomi Kreatif

Kegiatan yang berlangsung tersebut menghadirkan diskusi interaktif yang berfokus pada pemanfaatan teknologi dan potensi ekonomi yang terus berkembang di ranah desain digital. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya kehadiran, sekaligus menegaskan adanya pergeseran paradigma bahwa desain digital kini dipandang sebagai aset krusial dalam dunia kerja, pengembangan usaha, serta peningkatan daya saing di ekosistem digital yang dinamis.

Ketua Pelaksana MVPN, Indra Aris Oktariawan, menegaskan bahwa desain digital memiliki peran strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif, khususnya bagi generasi muda dan pelaku UMKM.

“Desain digital bukan hanya soal estetika, tetapi menjadi instrumen penting dalam membangun nilai tambah produk dan memperluas jangkauan pasar. Melalui kegiatan ini, kami ingin membuka wawasan bahwa kemampuan desain dapat menjadi peluang ekonomi nyata jika dimanfaatkan secara tepat dan berkelanjutan,” ujar Indra dalam rilis yang diterima, Sabtu (31/1).

Baca juga: Sukabumi Connect 2026: Jembatani Mahasiswa dan UMKM ke Era Digital, Bukakan Peluang Ekonomi Kreatif

Ia menambahkan bahwa di era digital saat ini, penguasaan teknologi dan kreativitas harus berjalan beriringan agar mampu menghasilkan dampak ekonomi yang signifikan, terutama di tingkat daerah.

Penguasaan desain digital dinilai semakin penting, khususnya dalam mendorong geliat ekonomi daerah seperti Sukabumi. Kemampuan desain dalam memperkuat identitas visual dan mempromosikan produk, ditambah dukungannya bagi UMKM agar mampu bersaing di pasar global, menjadi poin utama yang ditekankan dalam forum tersebut. Kegiatan ini juga menyoroti urgensi literasi teknologi sebagai bekal generasi muda dan pelaku usaha agar dapat bergerak lebih produktif, adaptif, dan inovatif.

Peran UBSI Dorong Kolaborasi dan Literasi Digital UMKM

Melalui forum ini, berbagai pihak didorong untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan komunitas digital dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Kehadiran pelaku UMKM turut memperkaya diskusi, khususnya dalam menggali strategi branding dan pemasaran usaha berbasis desain digital agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif melalui “Sukabumi Connect to the World” menegaskan perannya sebagai pusat kolaborasi dan pengembangan keterampilan digital yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat. Kampus ini secara konsisten menghadirkan ruang belajar yang relevan dengan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, serta dinamika ekonomi kreatif yang terus berkembang.

Secara keseluruhan, kegiatan “Sukabumi Connect to the World” berlangsung dengan lancar, penuh inspirasi, dan mendapat respons positif dari para peserta. Berbagai masukan konstruktif juga disampaikan sebagai bahan evaluasi untuk pelaksanaan kegiatan di masa mendatang. Diharapkan forum serupa dapat terus berlanjut, menjangkau lebih banyak pihak, serta memberikan dampak yang lebih signifikan dalam memperkuat ekosistem digital dan ekonomi kreatif di Sukabumi maupun daerah lainnya.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.