Mahasiswa UBSI Kembangkan Sistem Informasi Absensi Guru Berbasis Web di SMK Taruna Terpadu 2 Elfabo 2 Bogor
BSINews, Jakarta — Transformasi digital di sektor pendidikan terus menunjukkan perkembangan signifikan. Dua mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Rizkyane Aprilia dan Stevany Indah Lestary, berhasil mengembangkan Sistem Informasi Absensi Guru Berbasis Web yang diterapkan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Taruna Terpadu 2 Elfabo 2 Bogor.
Solusi Digital Tingkatkan Efisiensi dan Akurasi Administrasi Kehadiran Guru
Pengembangan sistem ini dilatarbelakangi oleh proses absensi guru di sekolah yang sebelumnya masih dilakukan secara manual menggunakan pencatatan berbasis kertas. Kondisi tersebut menimbulkan sejumlah kendala, mulai dari keterlambatan pencatatan, risiko kesalahan data, kesulitan dalam proses rekapitulasi laporan, hingga potensi kehilangan arsip.
Jawab Tantangan Administrasi Manual
Melalui penelitian dan perancangan sistem, kedua mahasiswa tersebut menghadirkan solusi absensi berbasis web yang terintegrasi dan dapat diakses secara real-time. Sistem ini dirancang untuk mengelola data guru, mencatat kehadiran secara digital, serta menghasilkan laporan absensi otomatis yang dapat digunakan oleh pihak administrasi maupun manajemen sekolah.
Dalam proses pengembangannya, tim peneliti menggunakan metode Waterfall yang terdiri atas lima tahapan, yaitu analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, dan penerapan. Metode ini dipilih untuk memastikan setiap tahap berjalan sistematis dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Baca juga : Transformasi Digital Pendidikan oleh Mahasiswa UBSI melalui Pengembangan Sistem Informasi Berbasis Web
Tingkatkan Efisiensi dan Akurasi Data
Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan sekolah dan mampu meningkatkan efisiensi kerja administrasi. Proses pencatatan menjadi lebih cepat, akurat, dan terdokumentasi dengan baik. Selain itu, sistem ini juga mendukung pengambilan keputusan terkait kedisiplinan dan kinerja guru melalui penyajian data yang transparan dan terstruktur.
Secara konseptual, penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesenjangan antara kondisi saat ini dan kondisi ideal. Absensi manual berbasis kertas dinilai tidak lagi relevan dengan tuntutan digitalisasi. Sementara itu, sistem absensi terkomputerisasi yang terintegrasi dan real-time menjadi kebutuhan mendesak dalam pengelolaan sumber daya manusia di lingkungan sekolah.
Baca juga : Peran Mahasiswa Sistem Informasi UBSI dalam Mendorong Efisiensi Administrasi Sekolah di Era Digital
Dorong Transparansi dan Akuntabilitas
Pengembangan sistem informasi ini diharapkan dapat memberikan sejumlah manfaat, antara lain mengurangi kesalahan pencatatan, menghemat waktu dan biaya operasional, meningkatkan transparansi serta akuntabilitas data kehadiran, dan memudahkan akses informasi bagi guru, admin, maupun kepala sekolah.
Output dari penelitian ini meliputi Sistem Informasi Absensi Guru Berbasis Web, laporan absensi otomatis dan terintegrasi, serta dokumentasi sistem dan hasil pengujian.
Melalui inovasi ini, mahasiswa UBSI menunjukkan peran aktif dalam mendukung transformasi digital di dunia pendidikan. Implementasi sistem berbasis web tersebut menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas tata kelola administrasi sekolah secara modern, efektif, dan efisien. (Indari)