Jaga Mutu Sertifikasi Nasional, BNSP Full Asesmen 21 Skema LSP UBSI
BSINews, Jakarta – Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melaksanakan full asesmen terhadap 21 skema sertifikasi yang dimiliki Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Bina Sarana Informatika (LSP UBSI) pada Jumat (14/2). Kegiatan ini merupakan bagian dari mekanisme pengendalian mutu yang dilakukan secara berkala guna memastikan setiap lembaga sertifikasi profesi menjalankan proses uji kompetensi sesuai regulasi dan standar nasional yang berlaku.
Jaga Mutu Sertifikasi Nasional, BNSP Full Asesmen 21 Skema LSP UBSI
Asesmen ini menjadi tahapan penting dalam menjaga kredibilitas serta akuntabilitas sistem sertifikasi kompetensi di Indonesia. Melalui proses evaluasi menyeluruh, BNSP memastikan kesiapan dokumen skema, perangkat asesmen, ketersediaan asesor kompetensi, hingga implementasi sistem manajemen mutu lembaga berjalan sesuai pedoman.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kompetensi lulusan melalui sertifikasi profesi yang terstandar. Sebanyak 21 skema yang diasesmen mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari teknologi informasi seperti Database Administrator, Network Administrator, dan Data Analyst, hingga bidang komunikasi, kreatif, serta akuntansi dan hubungan media.
Dalam pelaksanaannya, BNSP menugaskan tim asesor lisensi yang dipimpin oleh Ade Syaekudin selaku Asesor Lisensi Kepala BNSP, didampingi Aziz Afandi sebagai Asesor Lisensi dan Haryono sebagai Asesor Lisensi Muda. Tim melakukan verifikasi dokumen, wawancara manajemen, observasi proses, serta peninjauan perangkat uji kompetensi pada seluruh skema yang diajukan.
Baca juga: Uji Kompetensi LSP BSI di UBSI Kampus Cengkareng Dorong Mahasiswa Siap Kerja di Bidang Database
Ade Syaekudin menegaskan bahwa full asesmen merupakan instrumen penting dalam menjaga standar nasional sertifikasi.
“Full asesmen ini memastikan seluruh proses sertifikasi berjalan sesuai ketentuan BNSP dan benar-benar mampu menjamin kompetensi peserta. Dengan standar yang terjaga, sertifikasi memiliki nilai kredibel di dunia industri,” ujarnya dalam keterangan rilis Jumat (14/2).
Direktur LSP UBSI, Firmansyah, turut menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk terus meningkatkan mutu layanan sertifikasi. Melalui asesmen ini, LSP UBSI diharapkan semakin memperkuat implementasi skema yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan dunia kerja. (Niken)