Tak Hanya Siap Kerja, Alumni UBSI Kampus Tegal Ciptakan Peluang Lewat Bisnis Teknologi Lewat JIANETWORK
BSINews,Tegal – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, perguruan tinggi dituntut tidak hanya mencetak lulusan yang siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha berbasis inovasi. Hal inilah yang terus didorong oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif dalam membekali mahasiswanya dengan kompetensi teknis sekaligus jiwa kewirausahaan.
Komitmen tersebut tercermin dari kiprah salah satu alumninya, Khoiru Ibadi Rohman, lulusan Program Studi Sistem Informasi (D3) UBSI Kampus Tegal yang sukses merintis usaha teknologi bernama JIANETWORK. Usaha ini bergerak di bidang layanan teknologi dan jaringan, yang hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan solusi digital yang praktis, efisien, dan terpercaya seiring meningkatnya transformasi digital di berbagai sektor.
Kiprah Khoiru Ibadi Rohman buktikan lulusan UBSI tak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan usaha berbasis digital
Berbekal ilmu akademik dan keterampilan teknis yang diperoleh selama perkuliahan, Khoiru mampu mengembangkan usaha secara mandiri hingga dikenal sebagai penyedia layanan teknologi yang solutif di lingkungannya. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa lulusan UBSI tidak hanya siap memasuki dunia kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan pekerjaan melalui jalur technopreneurship.
“Ilmu yang saya dapatkan selama kuliah sangat membantu dalam membangun usaha di bidang teknologi dan jaringan. Saya jadi lebih percaya diri untuk memulai bisnis sendiri,” ujar Khoiru dalam keterangan tertulis, Kamis (19/2).
Baca juga: Cuma Sekali Daftar! Alumni UBSI Kampus Tasikmalaya Bisa Jadi PNS di Kejaksaan RI
Keberhasilan alumni tersebut mendapat apresiasi dari pihak kampus, khususnya dari Nurlaelatul Maulidah selaku Koordinator BSI Entrepreneur Center (BEC) UBSI Kampus Tegal. Ia menilai bahwa keberanian alumni dalam membangun usaha teknologi merupakan wujud nyata implementasi pembelajaran kewirausahaan di kampus.
Menurutnya, BEC terus mendorong mahasiswa dan alumni untuk tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga berani menciptakan peluang melalui inovasi bisnis berbasis teknologi. Dukungan berupa pendampingan, pelatihan, serta ekosistem kewirausahaan kampus menjadi bekal penting dalam menumbuhkan technopreneur muda dari kalangan mahasiswa UBSI.
“Keberhasilan Khoiru menjadi technopreneur melalui JIANETWORK menunjukkan bahwa lulusan UBSI memiliki daya saing dan kreativitas tinggi. Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang terinspirasi untuk berani memulai bisnis berbasis teknologi,” ungkap Nurlaelatul Maulidah.
Kisah inspiratif ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa dan lulusan UBSI Kampus Tegal untuk terus mengembangkan potensi diri, berinovasi, serta memanfaatkan peluang di bidang teknologi dan bisnis. Dengan dukungan kampus dan semangat kewirausahaan yang kuat, lulusan UBSI diharapkan mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi digital berbasis pengetahuan dan teknologi. (Niken)